Lantik Pj Bupati Cirebon, Ridwan Kamil Ingatkan Jangan Sembarang Mutasi

Dia menginstruksikan Dicky segera berkoordinasi dengan semua pejabat di lingkungan pemerintah Kabupaten Cirebon dan DPRD serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu. Namun, Ridwan Kamil pun mengingatkan kepada Dicky agar tidak bertindak di luar arahan Kemendagri jika ingin rombak organisasi.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Lantik Pj Bupati Cirebon, Ridwan Kamil Ingatkan Jangan Sembarang Mutasi
ridwan kamil. ©2017 Merdeka.com/dian rosadi

Dicky Saromi resmi menjabat sebagai Penjabat (Pj) Bupati Cirebon mengisi posisi yang ditinggalkan Sunjaya Purwadisastra karena ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meminta Dicky untuk menjaga integritas.

Dicky Saromi yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat dilantik sebagai Pj Bupati Cirebon di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (19/11)

Ridwan Kamil memimpin langsung prosesi pelantikan disaksikan sejumlah pejabat dari Pemprov Jabar dan Pemkab Cirebon. Dalam sambutannya, dia meminta Dicky menjalankan tugas dengan amanah serta menjaga integritas agar tak terjerat kasus hukum.

Penangkapan KPK terhadap Bupati Cirebon, Sunjaya diakui Ridwan Kamil membuatnya terpukul. "Kita semua terpukul, prihatin. Digarapkan pak Dicky bisa menjalankan tugas dengan baik," katanya.

Dia menginstruksikan Dicky segera berkoordinasi dengan semua pejabat di lingkungan pemerintah Kabupaten Cirebon dan DPRD serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu. Namun, Ridwan Kamil pun mengingatkan kepada Dicky agar tidak bertindak di luar arahan Kemendagri jika ingin melakukan perombakan organisasi.

"Khusus Kabupaten Cirebon saya akan pantau secara langsung. Dilarang mutasi pegawai, membuat kebijakan tentang pemerintah daerah, kecuali setelah mendapat arahan tertulis dari Kemendagri," tegasnya.

Sementara itu, Dicky mengaku siap menjalankan tugas barunya menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Cirebon. Namun, selama koordinasi dilakukan, ia meminta waktu untuk mempelajari kultur pemerintah yang ada di Cirebon.

"Saya secepatnya minggu ini akan mengorientasikan diri dan mempelajari situasi terkini Kabupaten Cirebon hal-hal apa saja yang harus saya lakukan untuk Kabupaten Cirebon. Dan kemudian dari situ saya mulai nanti untuk berkoordinasi dengan semua pihak," jelasnya.

Diketahui, Dicky Saromi pernah menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan dan pernah menjabat sebagai kepala Dinas Perhubungan. Di Pemerintah Kabupaten Cirebon, ia menggantikan Pelaksana Harian (Plh) Bupati Cirebon Rahmat Sutrisno yang juga menjabat sebagai Sekda Kabupaten Cirebon.

Penggantian tampuk kepemimpinan ini berawal saat Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak Rabu lalu (24/10).

Sunjaya sendiri tidak punya wakil Bupati, setelah Selly Andriana Gantina mengundurkan diri karena memilih mengikuti Pileg 2019 sebagai bakal calon anggota DPR RI.

Nama Dicky Saromi tercantum dalam SK Mendagri dengan nomor 131.32-8460 Tahun 2018 tentang Pengangkatan Penjabat Bupati Cirebon Provinsi Jawa Barat. SK tersebut juga diterbitkan bersamaan dengan pemberhentian Plh Bupati Cirebon Rahmat Sutrisno.

Rekomendasi