Di Singapura, Ma'ruf Amin bicara soal isu kesetaraan gender

Dalam sesi tanya jawab, mahasiswa Indonesia di Singapura menanyakan apakah pandangan Islam moderat mendukung kesetaraan gender, juga terkait UU yang belum mengakomodasi hal tersebut.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Di Singapura, Ma'ruf Amin bicara soal isu kesetaraan gender
Cawapres Maruf Amin beri bantuan korban gempa Palu. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin menjabarkan pandangannya terkait isu keseteraan gender di Indonesia. Hal itu disampaikan saat memberikan kuliah umum di kuliah umum Rajaratnam School of International Studies-Nanyang Technological University (RSIS-NTU).

Dalam sesi tanya jawab, mahasiswa Indonesia di Singapura menanyakan apakah pandangan Islam moderat mendukung kesetaraan gender, juga terkait UU yang belum mengakomodasi hal tersebut.

"Saya kira Islam memberikan peluang dalam Al-Quran sama, siapa saja laki perempuan kalau berbuat baik mendapatkan balasan yang sama," jawab Ma'ruf di Hotel Marina Mandarin, Singapura, Rabu (17/10).

Ketua Majelis Ulama Indonesia itu menegaskan, perempuan diposisikan sama, bahkan lebih tinggi. Ma'ruf menjelaskan dengan pemaknaan surga di bawah telapak kaki ibu.

"Orang yang capai surga karena tergantung peran perempuan memiliki peran strategis," imbuhnya.

Sementara, soal UU yang masih jauh dari kesetaraan gender, Ma'ruf menyebut anggota DPR belum memiliki pemahaman menyeluruh saat proses legislasi. Tak cuma persoalan gender, begitu pula ekonomi, sosial, pendidikan. Menurutnya, perlu ada edukasi dan pemahaman berkelanjutan.

"Mungkin belum dipahami secara keseluruhan banyak masalah perbaikan kalau belum dipahami legislator anggota DPR. Kita itu tidak hanya persoalan gender, soal ekonomi sosial soal pendidikan nah ini perlu adanya edukasi dan pemahaman yang terus," terang mantan Rais Aam Nahdlatul Ulama itu.

Rekomendasi