Ada pesawat pecah ban, Bandara Supadio Pontianak sempat tutup 45 menit

Layanan penerbangan di Bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat, sempat ditutup 45 menit. Penyebabnya, pesawat Sriwijaya Air pecah ban belakang saat mendarat. Seluruh penumpang dilaporkan selamat.

Saud Rosadi
Oleh Saud Rosadi - Reporter
Ada pesawat pecah ban, Bandara Supadio Pontianak sempat tutup 45 menit
Suasana di Bandara Supadio Pontianak. ©2018 Merdeka.com

Layanan penerbangan di Bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat, sempat ditutup 45 menit. Penyebabnya, pesawat Sriwijaya Air pecah ban belakang saat mendarat. Seluruh penumpang dilaporkan selamat.

"Sudah, semua sudah tertangani," kata Junior Manager Pertolongan Kecelakaan Pesawat Pemadam Kebakaran (PKP-PK) Bandara Supadio Pontianak, Poniran, dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (9/10).

Keterangan diperoleh merdeka.com, pesawat berjenis Boeing 737-800NG dengan nomor penerbangan SJ-186 itu, mendarat sekira pukul 12.10 WIB, setelah terbang dari Jakarta.

Beberapa saat mendarat, terdengar letusan ban belakang pesawat. Penumpang yang sempat panik juga sempat tertahan dalam pesawat selama 30 menit, hingga akhirnya bisa berada di terminal kedatangan.

"Ada 125 penumpang termasuk kru. Ya, itu pesawat dari Jakarta tujuan Pontianak. Pecah ban belakang," ujar Poniran.

Pecah ban yang menyebabkan pesawat sempat berada di pinggir runway, tidak berakibat fatal bagi operasional bandara. "Kalau penerbangan tidak terganggu. Hanya 45 menit kita closed untuk landing," tambah Poniran.

Petugas di bandara, gerak cepat untuk mengevakuasi pesawat ke apron. "Jam 13.10 tadi, ditarik ke apron. Kalau bicara sebab (ban pecah), masih dalam analisa. Yang jelas, semua penumpang aman turun di terminal. Semua selamat," tutup Poniran.

Rekomendasi