Presiden Joko Widodo (Jokowi) rupanya memiliki rasa humor tinggi. Meski menjabat sebagai seorang presiden, Jokowi sering kali bertingkah yang mengundang tawa. Tidak kaku dan tidak canggung.
Walau seorang humoris, penampilan Jokowi tetap bersahaja. Pemimpin yang tetap memiliki karakter sebagai seorang kepala negara dan pemerintahan. Humor hanya dilakukan sesekali saja.
Berikut ini gaya dan pernyataan Jokowi yang mengundang tawa:
Advertisement
Kemanapun Jokowi berkegiatan di situ awak media dengan setia mengikuti Jokowi. Jokowi tak segan melempar candaan kepada para media yang setia menunggunya. Salah satunya saat menghadiri buka bersama di rumah dinas Ketua MPR Zulfikli Hasan pada tahun 2017. Saat itu Jokowi hendak meninggalkan rumah dinas MPR dan seperti bisa awak media sudah menunggu untuk sesi wawancara atau doorstop.
Saat itu Jokowi membawa secarik kertas di tangannya dan itu menarik perhatian para wartawan. Sebagian dari mereka banyak yang penasaran dengan kertas yang dibawa Jokowi dan Seorang di antaranya bertanya. "Itu kertas apa, Pak?".
Saat Jokowi memberi tahu isi kertasnya, jawabannya sangat mengejutkan serta mengundang tawa para awak media dan menteri yang mendampingi. "ini saya kasihkan siapa ini? ini tadi menu buka puasa," jawabnya dan langsung meninggalkan para wartawan yang tertawa saat mengetahui isi kertas tersebut
Advertisement
Peristiwa menarik terjadi saat Via Vallen mendendangkan lagu tema Asian Games 'Meraih Bintang' di panggung pembukaan Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (18/8). Presiden Jokowi terlihat terbawa larut dengan ritme lagu mendentum tersebut. Terlihat, Jokowi melakukan joget 'dayung'. Saat disorot kamera, terdengar suara gemuruh dari dalam stadion saat melihat kepala negara berjoget. Presiden Jokowi mengayunkan tangannya ke kiri dan kanan. Sementara Ibu Iriana mengibarkan bendera merah putih kecil yang ada di tangannya.
Advertisement
Ada kejadian menarik saat Presiden Jokowi menghadiri puncak peringatan hari pers nasional (HPN) tahun 2018 di Padang, Sumatera Barat, Jumat (9/2). Jokowi saat itu mengatakan selama ini dia sering ditanya wartawan dengan pertanyaan-pertanyaan sulit. Jokowi saat itu berahli profesi dari seorang Presiden menjadi seorang wartawan. Presiden meminta satu wartawan untuk maju ke atas panggung. Seorang wartawan asal Surabaya bernama Muhammad Yusri Nur Raja Agam yang semangat sekali mengacungkan jarinya dipilih Presiden.Saat berperan sebagai wartawan, Jokowi lantas bertanya kepada Yusri yang berperan menggantikan dirinya sebagai Presiden. "Saya tuh sering ya ditanya wartawan, doorstop di mana seringkali saya itu tidak siap. Nah, sekarang saya minta Pak Yusri yang jadi Presiden, saya yang jadi wartawan. Gantian ya". Tamu-tamu tertawa mendengar itu.Jokowi kemudian memainkan perannya sebagai wartawan dengan bertanya kepada Yusri."Bapak kan punya menteri 34, menteri mana yang mana menurut bapak paling penting?". "Semua penting," Jawab Yusri, "Menteri yang bisa membuat presiden nyaman." Jokowi kemudian bertanya kembali, "Menteri yang bapak anggap penting yang mana, to the point aja, jangan muter-muter saja.""Menteri yang mengurusi wartawan, berarti menteri Kominfo," kata Yusri. "Mengapa anggap paling penting?" tanya Jokowi. "Supaya informasi disampaikan, dari kota ke desa, desa ke kota, semua menerima informasi, termasuk informasi politik," kata Yusri. Dialog antara Jokowi dan Yusri pun usai disambut tawa tamu undangan HPN 2018. "Terima kasih saya ambil alih. Presidennya saya. Terima kasih," kata Jokowi yang diiringi tawa undangan.