Ahmad Fauzan (18), siswa SMK Sasmita Jaya Pamulang, akhirnya menghembuskan napas terakhirnya di RSCM Jakarta. Dia tewas setelah sempat menjalani 11 hari masa observasi dan tiga kali operasi pengangkatan senjata tajam dari wajah korban.
Luka tusukan senjata tajam itu didapat Ahmad Fauzan usai terlibat tawuran dengan pelajar SMK Bhineka Putera Mandiri (Bhipuri) di Jalan Raya Puspiptek, Tangerang Selatan. Warga Pedurenan, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, itu sebelumnya dirawat di RS Hermina Serpong, lalu dilarikan ke RSCM karena peralatan yang tidak memadai di RS sebelumnya.
Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander membenarkan kabar duka kepergian pelajar kelas XII SMK Sasmita Jaya tersebut. "Betul," ucap Alex, saat dikonfirmasi, Rabu (8/8).
Sebelumnya dikabarkan, Ahmad Fauzan sempat menjalani tiga kali operasi. Mulai dari operasi pemotongan sajam, pengangkatan sajam di wajah dan pembersihan wajah akibat luka tusuk tersebut.
Polisi sampai saat ini masih memburu pelajar diduga penusuk Ahmad Fauzan, yang identitasnya telah dikantungi Polisi. Polisi menduga, keluarga pelaku turut membantu pelaku melarikan diri, sehingga sampai saat ini masih dalam perburuan pihak berwajib.
Saat ini sejumlah rekan dan kerabat almarhum tengah memadati rumah duka di Pedurenan, Gunung Sindur, kabupaten Bogor. Dari informasi yang berhasil dihimpun, korban meninggal Selasa (7/8) kemarin, selepas salat Maghrib.