Rombongan turis asyik foto di pinggir pantai Lebak, tiga tewas tergulung ombak

Rombongan wisatawan dari komunitas Sanggar Seni Yudha Asri dan menginap di Vila di Ciparahu, Kecamatan Cihara. Sebelum meninggalkan lokasi wisata, mereka terlebih dahulu bermain pasir dan foto-foto di pinggir pantai. Namun, tiba-tiba gelombang cukup besar datang hingga menyeret para korban ke tengah laut.

Wisnoe Moerti
Oleh Wisnoe Moerti - Reporter
Rombongan turis asyik foto di pinggir pantai Lebak, tiga tewas tergulung ombak
Ilustrasi tenggelam. ©Shutterstock/Tom Wang

Tiga warga Kabupaten Serang, tewas terseret gelombang Pantai Pasir Putih Desa Ciparahu, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (8/7). Koordinator Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Lebak Erwin Komara menuturkan, gelombang di objek wisata Pantai Lebak cukup besar dan disertai angin kencang.

Wisatawan yang terseret gelombang hingga meninggal dunia diketahui bernama Muhniar (18), Yuliana (18) dan Maryani (16). Sedangkan,empat rekannya selamat antara lain Aswaya (26), Sahrul (16), Marjuk (22) dan Mamak (20).

Dilansir Antara, berdasarkan informasi wisatawan dari komunitas Sanggar Seni Yudha Asri dan menginap di Vila di Ciparahu, Kecamatan Cihara. Mereka pengunjung berencana pulang ke Serang, Minggu (8/7) setelah salat dzuhur.

Sebelum meninggalkan lokasi wisata, mereka terlebih dahulu bermain pasir dan foto-foto di pinggir pantai. Namun, tiba-tiba gelombang cukup besar datang hingga menyeret para korban ke tengah laut.

"Beruntung, para korban bisa diketahui masyarakat dan bisa ditemukan,namun tiga meninggal dunia akibat banyak minum air laut," katanya.

Kapolsek Panggarangan AKP Tatang Witarsa mengatakan ketiga warga Kabupaten Serang yang terseret ombak besar hingga meninggal dunia sudah diambil oleh anggota keluarganya untuk dimakamkan di kampung halaman.

"Kami selalu mengimbau wisatawan agar waspada jika bermain maupun berenang di sekitar Pantai Lebak," katanya.

Rekomendasi