Pesawat Twin Otter milik Trigana ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sesaat setelah mendarat di Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga, Senin (25/6) pagi. Pesawat tersebut berpenumpang belasan personel Brimob yang hendak mengamankan jalannya pilkada di wilayah setempat.
Kepala Trigana Jayapura Toro kepada Antara mengakui, kru pesawat Trigana dengan kode penerbangan PK-YRU membawa 18 penumpang untuk mengamankan pilkada.
Namun, Toro mengatakan belum bisa memastikan kondisi kapten Ahmad Abdillah Kamil serta co pilot Irene Nur Farida. Pilot pesawat mengalami luka di bagian punggung, sedangkan co pilot luka di pergelangan kaki kanan akibat terkena serpihan peluru.
"Apalagi kami mendapat laporan saat ini masih terjadi baku tembak sehingga pilot dan pesawat belum bisa keluar dari Kenyam," kata Toro.
Informasi dihimpun, Twin Otter Trigana dicarter BKO Brimob dari Wamena menuju Bandara Kenyam. Pesawat mendarat mulus di Bandara Kenyam sekira pukul 09.00 Wita. Kemudian, pukul 09.45 Wita ketika menuju taxi out untuk parkir, pesawat tiba-tiba langsung diberondong tembakan.