Hilang 2 hari, jasad bocah hanyut di Pantai Laut Kuala ditemukan nelayan

Sebelum hilang dua hari, korban bersama temannya bermain air di pantai dengan naik ban pelampung. Padahal, korban hanya bermain di jarak 4 meter dari bibir pantai.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
Hilang 2 hari, jasad bocah hanyut di Pantai Laut Kuala ditemukan nelayan
ilustrasi orang tenggelam. ©2016 Merdeka.com

Jasad Muhammad Rizki ditemukan nelayan di Pantai Laut Kuala, Kabupaten Bireuen. Bocah malang berusia 7 tahun itu sudah dua hari hilang usai berenang di pantai.

Komandan Pangkalan TNI AL Lhokseumawe Kolonel Laut (P) M Sjamsul Rizal di Lhokseumawe, Minggu malam mengatakan, jasad bocah yang hilang saat berenang di Pantai Laut Kuala pada Sabtu (16/6), ditemukan pada Minggu petang, sekitar pukul 18.45.

"Perkembangan pencarian hari kedua terhadap bocah korban tenggelam dan terseret arus laut itu ditemukan nelayan di pinggir pantai Gampong (desa) Jangka Alue Buya Pasie, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen dalam keadaan sudah meninggal dunia dengan kondisi jasad yang masih utuh," ungkap Danlanal, Senin (18/6) seperti diberitakan Antara.

Selanjutnya oleh warga langsung menghubungi keluarga korban dan Tim pencari korban yang masih ada di lokasi.

"Sebelum dibawa pulang jasad korban ke rumah duka di Kabupaten Aceh Utara, dimandikan dan dikafankan serta dishalatkan terlebih dahulu oleh masyarakat Gampong Jangka Alue Buya Pasie," jelas Dan Lanal Lhokseumawe.

Sebelum hilang dua hari, korban bersama temannya bermain air di pantai dengan naik ban pelampung. Padahal, korban hanya bermain di jarak 4 meter dari bibir pantai.

Nahas, korban terpeleset hingga jatuh sampai akhirnya hilang.

Rekomendasi