Ganti rugi masjid dan tanah wakaf belum dipenuhi, warga setop proyek tol Cinere

Lamanya proses ruislah (tukar guling) tanah dan bangunan wakaf pada proyek pembangunan tol Serpong-Cinere, kembali menuai reaksi masyarakat. Kali ini, warga RW 10 Kampung Rawa Lele, Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan menghentikan pengerjaan proyek tol.

Kirom
Oleh Kirom - Reporter
Ganti rugi masjid dan tanah wakaf belum dipenuhi, warga setop proyek tol Cinere
Warga demo ganti rugi tanah dan bangunan di proyek pembangunan tol Serpong-Cinere. ©2018 Merdeka.com

Lamanya proses ruislah (tukar guling) tanah dan bangunan wakaf pada proyek pembangunan tol Serpong-Cinere, kembali menuai reaksi masyarakat. Kali ini, warga RW 10 Kampung Rawa Lele, Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan menghentikan pengerjaan proyek sebelum pihak pemilik proyek yakni PT Cinere Serpong Jaya (CSJ) mempercepat ruislah masjid Al Falah.

Diketahui hingga kini, sejumlah fasilitas publik seperti masjid, musala, makam dan sekolah belum juga mendapat ganti rugi lahan karena terdampak pembangunan tol. Nazir wakaf Masjid Al Falah, Saiful menuturkan, pengurus masjid dan juga warga sudah bersabar menunggu kejelasan relokasi tanah dan bangunan masjid yang baru. Sejak dijanjikan pada 2016 hingga saat ini tak ada kejelasan.

"Semua jemaah lapor ke kami (DKM Al Falah) kami harus beribadah di tengah pengerjaan proyek. Coba rasakan masjid kami sekarang selalu kotor, akses ke masjid menjadi sulit kalau panas ya berdebu kalau hujan ya becek, belum bising dan gangguan lain," katanya, Kamis (31/5).

Meski relokasi masjid dan ruislah atas lahan dan bangunan masjid yang baru belum disediakan, pengerjaan proyek pembangunan tol justru terus berjalan. Para pengurus dan ratusan jemaah yang lain berharap pihak kontraktor segera memproses ruislah masjid Al Falah yang baru.

Terpantau demo yang mengatasnamakan warga RW 10 itu berjalan kondusif, warga meminta pekerja proyek yang sedang bekerja untuk menghentikan sementara aktivitas pekerjaan.

"Kami minta kebijaksanaannya, hormati kami yang ingin beribadah di bulan suci dan tolong jangan lakukan aktivitas dulu di sini jemaah sangat terganggu," ucap saiful.

Rekomendasi