Puti dan putrinya dihadiahi lukisan oleh seorang anak pengagum Bung Karno

Keduanya mendapat surprise dari salah seorang anak kecil yang memberikan sebuah lukisan bunga hasil karyanya sendiri saat di Pendopo Agung Trowulan, Mojokerto.

Bruriy Susanto
Oleh Bruriy Susanto - Reporter
Puti dan putrinya dihadiahi lukisan oleh seorang anak pengagum Bung Karno
Puti dan Putrinya dihadiahi lukisan dari anak pengagum Bung Karno. ©2018 Merdeka.com

Hari ini menjadi hari istimewa bagi Puti Guntur Soekarno. Seharian calon wakil gubernur Jawa Timur nomor urut dua ini ditemani anak sulungnya Rakyan Ratri Syandriasari Kameron.

Keduanya mendapat surprise dari salah seorang anak kecil yang memberikan sebuah lukisan bunga hasil karyanya sendiri saat di Pendopo Agung Trowulan, Mojokerto.

Yemima, anak usia enam tahun yang masih taman kanak-kanak itu memberikan lukisan karyanya. Di depan cucu Presiden RI pertama ini Yemima mengaku mengagumi sosok Presiden Ir Soekarno.

Yemima mengetahui Soekarno sebagai Bapak Proklamator diberi tahu oleh gurunya. Selain itu, ia mengaku, saat perayaan kemerdekaan di kampungnya dipenuhi gambar dan lukisan Bung Karno.

"Iya, saya tahu Bung Karno dari ibu saya dan di sekolah. Di kampung juga banyak gambarnya waktu lomba agustusan. Nah, ternyata di sini (pendopo Agung Trowulan, red) ada cucu Bung Karno kata ibu saya," katanya usai memberikan lukisan bunga yang dibuatnya, Sabtu (26/5).

Puti pun kaget didatangi Yemima dengan membawa kanvas yang telah digambarnya tersebut. "Lukisan yang saya buat ini untuk Ibu Puti. Disimpan ya ibu," kata Yemima dengan disambut pelukan hangat Puti.

"Terimakasih banyak ya adik. Adik siapa ini namanya? Bagus banget lukisannya. Mudah-mudahan menjadi pelukis terkenal ya nanti," tanya Puti pada Yemima sembari lemparkan senyumnya.

"Yemima ibu," jawab anak sambil ulurkan jabatan tangannya pada Puti.

Yemima mengaku senang bisa memberikan langsung lukisannya kepada cucu Bung Karno. Selain itu, sosok perempuan yang menjadi pemimpin sangat dikaguminya.

Puti pun berpesan di hadapan puluhan seniman Jawa Timur yang berkumpul di Pendopo Agung Trowulan untuk tetap mencintai seni dan budaya. "Kita harus mencintai seni dan budaya. Apalagi 1 juni besok adalah hari yang bersejarah yaitu hari lahirnya Pancasila," pesannya.

Rekomendasi