Gerakan Warga Lawan Terorisme sikapi tragedi bom Surabaya dan Sidoarjo

Gerakan Warga Lawan Terorisme sikapi tragedi bom Surabaya dan Sidoarjo. Gerakan yang terdiri oleh tokoh lintas agama, tokoh lintas profesi, dan sejumlah LSM ini mendukung aparat untuk menindak tegas para pelaku teror, mendesak pengesahan UU Antiterorisme, dan mengajak masyarakat untuk memperkuat persatuan.

Nanda Farikh Ibrahim
Gerakan Warga Lawan Terorisme sikapi tragedi bom Surabaya dan Sidoarjo
Istri Presiden ke-3 RI Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid (tengah) bersama para tokoh lintas iman, lintas profesi, dan perwakilan LSM yang tergabung dalam Gerakan Warga Lawan Terorisme saat menyatakan sikap terkait tragedi bom Surabaya dan Sidoarjo, di Kantor Wahid Foundation, Jakarta, Selasa (15/5). Pernyataan sikap Gerakan Warga Lawan Terorisme ini antara lain, mendukung penuh aparat penegak hukum untuk menghentikan serta menindak tegas para pelaku teror, mendesak pemerintah dan parlemen untuk segera mengesahkan UU Antiterorisme, dan mengajak masyarakat untuk memperkuat persatuan dan ikatan antar-suku,agama, ras, dan antargolongan (SARA) agar tidak mudah diadu domba. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho
Rekomendasi