Hendak mandi, Asty temukan bapak gantung diri di tali bekas ayunan

Hendak mandi, Asty temukan bapak gantung diri di tali bekas ayunan. Asih ditemukan pertama kali oleh putrinya, Asty Putriana Dewi, saat akan mandi sekitar pukul 06.30 Wita. Dia dibikin terkejut melihat bapaknya dalam posisi leher tergantung di tali bekas ayunan belakang rumah.

Saud Rosadi
Oleh Saud Rosadi - Reporter
Hendak mandi, Asty temukan bapak gantung diri di tali bekas ayunan
gantung diri. shutterstock

Warga di Jalan Jelawat RT 38, Sidomulyo, Samarinda, Kalimantan Timur, pagi ini tadi dibikin geger dengan penemuan mayat Asih Muhammad (33) yang tewas gantung diri. Diduga, Asih nekat gantung diri lantaran penyakit yang dideritanya tidak kunjung sembuh.

Asih ditemukan pertama kali oleh putrinya, Asty Putriana Dewi, saat akan mandi sekitar pukul 06.30 Wita. Dia dibikin terkejut melihat bapaknya dalam posisi leher tergantung di tali bekas ayunan belakang rumah.

"Yang menemukan anaknya korban, langsung teriak memanggil ibunya (Sukarti). Korban sudah dalam kondisi tidak bergerak," kata Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Kota Ipda Purwanto, kepada merdeka.com, Jumat (4/5).

Melihat suaminya dalam kondisi leher tergantung tali ayunan itu, Sukarti ikut berteriak histeris. Dia lantas memberitahukan tetangga sekitar meminta bantuan. "Dibantu warga, korban diturunkan dari tali gantungan ayunan itu," ujar Purwanto.

Petugas Polsekta Samarinda Kota yang mendengar peristiwa itu bergegas mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP. "Kalau dari keterangan istri korban dan warga, tali gantungan bekas ayunan itu memang sudah lama ada di situ (belakang rumah korban)," tambah Purwanto.

Diterangkan Purwanto, masih dari keterangan digali petugas dari Sukarti, suaminya punya riwayat menderita sakit maag akut yang tidak kunjung sembuh. "Jadi terkadang korban ini berpikir macam-macam, dan ingin mengakhiri hidup," ungkap Purwanto.

Kabar itu juga sampai di telinga rekan kerja korban, yang ikut datang ke rumah korban. "Diperkuat keterangan rekan kerja korban atas nama Abdul Rahim, korban ini memang sering mengeluh sakit perut tidak kunjung sembuh. Kalau buang air, selalu mengeluarkan darah," jelas Purwanto.

Rekomendasi