Masih diselidiki, polisi belum tetapkan tersangka intimidasi ibu anak di CFD

Soal kejadian hari itu, massa yang banyak membuat pihak Kepolisian cukup kewalahan mengawasi kegiatan mereka secara keseluruhan. Padahal, pihaknya sudah melakukan antisipasi dengan upaya membagi dua kelompok penikmat CFD itu agar tidak bergesekan.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Masih diselidiki, polisi belum tetapkan tersangka intimidasi ibu anak di CFD
ibu diintimidasi di car free day. ©youtube

Polisi masih mendalami kasus intimidasi terhadap sejumlah warga saat melakukan kegiatan olahraga di Car Free Day (CFD) pada akhir pekan kemarin. Seperti diketahui, sekelompok orang berperilaku tak pantas seperti berkata kasar pada sejumlah warga yang berolahraga.

"Tadi malam saya sudah ketemu dengan Direktur Kriminal Khusus maupun Kriminal Umum Polda Metro Jaya, masih mengumpulkan bahan-bahan keterangan. Sampai saat ini kita belum menentukan siapa-siapa tersangkanya," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Kamis (3/5).

Soal kejadian hari itu, kata Setyo, massa yang banyak membuat pihak Kepolisian cukup kewalahan mengawasi kegiatan mereka secara keseluruhan. Padahal, pihaknya sudah melakukan antisipasi dengan upaya membagi dua kelompok penikmat CFD itu agar tidak bergesekan.

"Gini, kita lihat saja di video. Di video tersebut ada polisi pakai sepeda, ada petugas polisi berjalan kaki. Tapi kalau sampai terjadi, kemarin itu kan orangnya ratusan. Pada saat berjalan, lolos satu dua orang. Kemudian terjadi kejadian itu, Polda Metro Jaya sudah melakukan upaya, tapi ada yang lolos. Kita lihat faktanya gitu," jelas dia.

Pihaknya berharap masyarakat turut tanggap melawan isu yang dapat membuat perpecahan. Polisi juga berkoordinasi dengan Pemprov DKI untuk menggalakkan perlawanan terhadap aksi intimidasi dan persekusi.

"Kita akan koordinasikan dengan Pemprov dan pada seluruh Indonesia, kita berharap CFD betul-betul dimanfaatkan di seluruh masyarakat untuk digunakan berkumpul, berolahraga, sesuai dengan aturan. Bebas dari politik dan SARA. Kalau di Jakarta ada Pergubnya. Tapi kita imbau karena belum masuk tahapan, supaya tidak terjadi gesekan-gesekan dan konflik-konflik di lapangan," Setyo menandaskan.

Dua korban dugaan intimidasi pada acara Car Free Day (CFD) telah membuat laporan polisi di Mapolda Metro Jaya. Mereka bernama Susi Ferawati, dan Stedi Repki Watung. Keduanya mengaku menerima perlakuan tak menyenangkan saat mengenakan kaus #DiaSibukKerja oleh massa #2019GantiPresiden saat CFD, Minggu, 29 April 2018 lalu.

Reporter: Nasiysul Qodar

Sumber: Liputan6.com

Halaman
Rekomendasi