Tutup deklarasi pemenangan, kader Gerindra ganti kaos partai jadi kaos Gus Ipul-Puti

"Apa yang terjadi ini sebagai bukti keseriusan Gerindra untuk memenangkan pasangan calon Gus Ipul dan mbak Puti," kata Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur, Soepriyatno di Hotel Utami Sidoarjo, Senin (12/3).

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tutup deklarasi pemenangan, kader Gerindra ganti kaos partai jadi kaos Gus Ipul-Puti
Kader Partai Gerindra siap menangkan Gus Ipul - Puti. ©2018 Merdeka.com

Deklarasi pemenangan pasangan calon (Paslon) Gubernur, Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno berakhir unik. Kader Partai Gerindra melakukan aksi ganti kaos bergambar Gus Ipul-Puti di akhir acara.

Proses ganti kaos ini dilakukan kader Partai Gerindra secara serentak. Kader-kader ini ingin menunjukkan kalau dukungan terhadap paslon Gus Ipul-Puti tidak main-main. Mereka bertekad untuk memenangkan pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Timur.

Proses bergantian kaos ini tergolong menarik, saat prosesi acara selesai mulai pidato Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur, Soepriyatno hingga Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur, Saifullah Yusuf, tiba-tiba semua kader menggantikan baju partai yang dikenakan dengan kaos paslon Gus Ipul - Puti yang sudah disiapkan.

"Apa yang terjadi ini sebagai bukti keseriusan Gerindra untuk memenangkan pasangan calon Gus Ipul dan mbak Puti," kata Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur, Soepriyatno di Hotel Utami Sidoarjo, Senin (12/3).

Soepriyatno mengakui saat ini seluruh kader Partai Gerindra sudah bergerak layaknya semut yang berjalan. Partai ini mengerahkan seluruh kadernya dengan cara senyap, tetapi tidak diketahui banyak orang. Namun, hasil yang akan diperoleh akan sangat besar karena kader-kader turun secara langsung. "Kami akan membentuk pengawasan di TPS (tempat pemungutan suara) di seluruh Jawa Timur," ujarnya.

Kader-kader tersebut telah mendapatkan pembekalan secara khusus dalam pengawasan semua proses pemilihan. Mereka tidak boleh terlena hingga kehilangan suara yang sudah terdata sebelumnya. "Kami juga akan membuat data sebelum pemilihan, berapa jumlah yang akan memilih. Kami akan mencocokkannya," terang dia.

Rekomendasi