Seorang balita di Depok, Jawa Barat, mengalami nasib kurang beruntung. Balita pasangan Marliani dan Jimmi, ini terlahir tanpa anus dan hanya memiliki satu kaki.
Balita itu bernama M Iqbal Septiansyah yang kini berusia 16 bulan. Karena tak memiliki anus, balita malang itu terpaksa buang air besar menggunakan bantuan plastik khusus yang harganya mahal.
Satu plastik seharga Rp 120 ribu. Kedua orang tuanya merasa kesulitan untuk membeli plastik itu karena ayah balita malang itu hanya bekerja sebagai petugas satuan pengamanan.
Marliani menceritakan, saat buang air besar anaknya selalu menangis kesakitan. Marliani dan keluarganya tinggal di sebuah rumah kontrakan di RT 001 RW 006, Kemiri Muka, Beji, Depok.
Menurutnya, saat kehamilan tidak diketahui adanya kelainan pada janin. Dia sempat memeriksa dengan alat USG. "Saat itu tapi hasilnya bagus," kata Marliani, Kamis (22/2).
Dia juga rajin memeriksa di bidan dekat rumahnya saat mengandung. Hasilnya tetap sama bagus. Tiba saat melahirkan, Marliani sempat mengalami tekanan darah tinggi. Dia pun terpaksa melahirkan secara sesar.
"Tekanan darah tinggi jadi enggak bisa normal," tukasnya.
Dia makin syok ketika mengetahui anaknya lahir tanpa anus dan hanya memiliki satu kaki. "Lahir hanya dengan berat 3,3 kilogram tanpa anus dan kaki yang tidak sempurna," ceritanya.
Tak lama usai lahir, bayi malang itu dioperasi untuk membuat lubang anus. Namun karena infeksi jadi dibuat lubang lain di pinggang.
Selama proses perwatannya, Marliani hanya mengandalkan BPJS karena sang suami yang hanya bekerja sebagai satpam di kompleks Puri Depok Mas, Depok. Dia juga harus meminjam uang untuk keperluan perawatan. "Saya pinjam sana pinjam sini untuk proses perawatannya," tandasnya.