Bersihkan debu Gunung Sinabung, truk damkar dan water canon dikerahkan

Masyarakat bersama aparat di Kabupaten Karo, Sumut, bahu-membahu membersihkan abu vulkanik Gunung Sinabung, Senin (19/2). Mobil pemadam kebakaran hingga truk water canon dikerahkan untuk menyiram jalanan dan area yang diselimuti debu.

Yan Muhardiansyah
Oleh Yan Muhardiansyah - Reporter
Bersihkan debu Gunung Sinabung, truk damkar dan water canon dikerahkan
Truk damkar bersihkan debu Gunung Sinabung. ©2018 Merdeka.com/Yan Muhardiansyah

Masyarakat bersama aparat di Kabupaten Karo, Sumut, bahu-membahu membersihkan abu vulkanik Gunung Sinabung, Senin (19/2). Mobil pemadam kebakaran hingga truk water canon dikerahkan untuk menyiram jalanan dan area yang diselimuti debu.

Upaya pembersihan itu dilakukan warga bersama petugas gabungan yang terdiri dari personel BPBD Karo, kepolisian, TNI, Damkar, Satpol PP, dan para relawan Sinabung.

"Sudah kami turunkan beberapa unit armada pemadam kebakaran ke sejumlah lokasi terdampak abu vulkanik," kata Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Karo, Natanail Peranginangin‎, Senin (19/2).

Sementara Polres Tanah Karo mengarahkan truk water canon menyiram kawasan yang diselimuti abu. "Kita juga menerjunkan ambulansdan truk dalmas untuk melakukan evakuasi warga yang terdampak," jelas Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting.

Truk damkar bersihkan debu Gunung Sinabung ©2018 Merdeka.com/Yan Muhardiansyah

BPBD Karo masih melakukan pendataan atas warga di wilayah terdampak erupsi. Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa akibat erupsi hari ini. Saat ini tim gabungan terus bersiaga di akses masuk menuju kawasan terdampak. Selain melakukan pembersihan, mereka juga membagikan masker kepada warga.

"Petugas kita juga patroli ke desa-desa untuk melakukan patroli dan mengimbau warga untuk tetap waspada," tutur Rina.

Masyarakat diimbau untuk terus menjauhi zona merah yang sudah ditetapkan dan mengikuti arahan dari aparat setempat. Mereka diingatkan untuk tidak terprovokasi dengan informasi tidak jelas atau hoax.

Seorang warga Desa Cimbang, Kecamatan Payung, Imam Syukri Syah Tarigan mengatakan, erupsi hari ini membuat rumah dan kebun mereka diselimuti abu vulkanik. Kawasan tempat tinggalnya bahkan sempat gelap beberapa saat setelah erupsi. "Saat ini kami sedang bersih-bersih," katanya.

Seperti diberitakan, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumut, kembali meletus, Senin (19/2) sekitar pukul 08.54 Wib Material vulkanik terlempar hingga 5.000 meter (5 km) dan meluncurkan awan panas sejauh 4,9 km pada erupsi itu. Luncuran awan panas juga mengarah ke timur-tenggara sejauh 3,9 kilometer. Ini merupakan erupsi terbesar pada 2018.

Akibat erupsi Sinabung ini, 8 kecamatan diselimuti abu vulkanik, yakni Kecamatan Simpang Empat, Kecamatan Naman Teran, Kecamatan Payung, Kecamatan Tiganderket, Kecamatan Kutabuluh, Kecamatan Munthe, Kecamatan Tigabinaga, dan Kecamatan Juhar.

Rekomendasi