Katulampa siaga 1, air di pos pantau Jembatan Panus Depok terus naik

Air perlahan naik tiap sentimeter. Selang 10 menit air kembali tinggi. Terpantau mencapai 390 sentimeter.

Nur Fauziah
Oleh Nur Fauziah - Reporter
Katulampa siaga 1, air di pos pantau Jembatan Panus Depok terus naik
Ketinggian air di pos pantau jembatan Panus, Depok. ©2018 Merdeka.com

Ketinggian air di pos pantau Jembatan Panus Depok terus mengalami ketinggian. Sejak pukul 10.00 Wib hingga kini air terus bertambah tinggi.

Pantauan pukul 13.20 Wib ketinggian air sudah mencapai 380 cm. Kondisi ini di atas batas normal. Warga di bantaran Ciliwung pun diimbau bersiap ketika air datang.

"Sejak tadi sudah terus mengalami ketinggian. Saat ini terpantau 380 cm," kata Syarif penjaga pos pantau, Senin (5/2).

Air perlahan naik tiap sentimeter. Selang 10 menit air kembali tinggi. Terpantau mencapai 390 sentimeter.

Terlihat air di Ciliwung berwarna cokelat pekat. Selain itu terdapat pula sampah-sampah yang terbawa derasnya air.

Sebelumnya, status Bendung Katulampa siaga 1. Hal itu usai guyuran hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di wilayah tersebut. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan pada pukul 09.00 Wib ketinggian air kembali naik di titik 230 sentimeter.

"K pada pukul 09.05 Wib menjadi 240 sentimeter. Level Siaga I di Bendung Katulampa jika tinggi muka air Sungai Ciliwung di atas 200 sentimeter. Hujan masih berlangsung di wilayah Bogor sehingga dapat menambah debit banjir Sungai Ciliwung," jelas Sutopo dalam keterangannya.

Sutopo mengimbau agar warga di sekitar Sungai Ciliwung agar waspada. "Masyarakat yang tinggal di pinggiran bantaran sungai Ciliwung di wilayah Bogor agar tidak melakukan aktivitas di sungai, seperti di Katulampa, Sukasari, Barangsiang, Babakan Pasar, Sempur, Pabaton, Kedung Badak, dan Kedung Halang. Begitu juga masyarakat di sekitar bantaran Sungai Ciliwung di daerah Depok," tuturnya.

Diprediksi, lanjutnya, sekitar 9 jam ke depan debit banjir akan sampai di Pintu Air Manggarai, Jakarta. Banjir diprediksi akan menggenangi bantaran sungai di sekitar wiilayah di Jakarta seperti daerah Srengseng Sawah, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Pejaten Timur, Kebon Baru, Bukit Duri, Balekambang, Cililitan, Bidara Cina dan Kampung Melayu.

Rekomendasi