KPK kembali jadwalkan periksa Ganjar Pranowo soal korupsi e-KTP

Selain menjadwalkan pemeriksaan Ganjar Pranowo, hari ini KPK juga akan memeriksa Anggota DPR Melchias Markus Mekeng sebagai saksi untuk tersangka Markus Nari.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
KPK kembali jadwalkan periksa Ganjar Pranowo soal korupsi e-KTP
Ganjar Pranowo diperiksa KPK. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadwalkan pemeriksaan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terkait kasus KTP elektronik atau e-KTP pada Rabu (3/12). Pemeriksaan Ganjar sebagai saksi atas tersangka Markus Nari yang diduga terlibat dalam pengadaan paket penerapan KTP berbasis induk kependudukan secara nasional atau e-KTP.

Selain menjadwalkan pemeriksaan Ganjar Pranowo, hari ini KPK juga akan memeriksa Anggota DPR Melchias Markus Mekeng sebagai saksi untuk tersangka Markus Nari.

Nama Ganjar kerap disebut menerima aliran dana dalam proyek e-KTP. Namun kemudian namanya hilang dalam surat dakwaan Setya Novanto. Whistle blower dalam kasus dugaan korupsi e-KTP, M Nazaruddin memberikan pengakuan pernah melihat dengan mata kepala sendiri Ganjar menerima uang sebesar 500 ribu dollar Amerika saat menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi PDIP.

Dugaan keterlibatan Ganjar dalam korupsi e-KTP ini dapat menjadi bahan kampanye hitam saat Pilkada Jawa Tengah pada Juni nanti. Ganjar adalah calon petahana yang kembali diusung PDIP. Hal ini disampaikan pengamat politik, Pangi Chaniago, Selasa (2/1).

"Pasti akan digunakan oleh lawan politik," ujarnya.

Tapi menurutnya sebagai calon petahana, kelebihannya ialah bisa menunjukkan kinerjanya selama menjabat. Dan kontribusinya telah bisa dilihat masyarakat. Berbeda dengan calon lain yang hanya bisa menjanjikan dengan program-program.

"Kelebihan incumbent kan kinerja, prestasi. Dia sudah berbuat, bukan akan," kata Pangi.

Rekomendasi