Diajak duel satu lawan satu oleh warga, anggota geng motor Jepang hanya diam

Saking kesalnya, pernah ada warga menantang duel salah satu anggota Geng Motor, namun tidak ada reaksi.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Diajak duel satu lawan satu oleh warga, anggota geng motor Jepang hanya diam
penjarahan toko baju di depok. ©2017 rekaman cctv toko

Kebrutalan anggota geng motor Jepang rupanya sudah meresahkan warga Jalan Pitara Raya, Kelurahan Pancoran Mas, Depok, tempat mereka mengontrak satu rumah. Rumah kontrakan itu dijadikan Geng Motor Jepang sebagai markas atau basecamp mereka.

Bikin onar, keributan, serta sikap sok jagoan dari masing-masing anggota geng sudah membuat warga gerah. Saking kesalnya, pernah ada warga menantang duel salah satu anggota Geng Motor, namun tidak ada reaksi.

"Ngocol, tengil gaya-gayannya. Pernah diajak ribut sama orang sini, satu lawan satu tapi mereka diem aja kaya nggak sopan gitu," ujar Agus, salah satu warga saat ditemui merdeka.com di lokasi, Kamis (28/12).

"Suka beli nasi Rp 5000, gorengan juga Rp 5000. Dia bilang katanya buat rame-rame. Ya belinya juga nggak pakai baju, cuma celana pendek doang. Kalau beli nasi tuh nggak tiap hari, sehari paling sekali doang itu juga sore," bebernya.

"Kalau pagi nggak tahu beli mana, mungkin nggak makan," sambungnya.

Rekomendasi