Ahli waris jemaah haji Embarkasi Solo yang wafat terima santunan

Sebanyak 4 ahli waris menerima santunan masing-masing sebesar Rp 125 juta. Keempat jamaah haji yang meninggal di pesawat Garuda Indonesia adalah Saimah Djojo Dikromo Marto asal Kabupaten Magelang, Moch Roni Kerto Warsito asal Grobogan, Sri Lestari Sutrisno asal Sleman, DIY dan Agus Tri Purnama asal Kabupaten Tegal.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Ahli waris jemaah haji Embarkasi Solo yang wafat terima santunan
Ahli waris jamaah haji yang wafat. ©2017 Merdeka.com

PT. Garuda Indonesia (persero) Tbk menyerahkan santunan extra cover kepada ahli waris jemaah haji yang wafat di pesawat saat menjalankan ibadah haji melalui Embarkasi Solo. Penyerahan dilakukan Vice President Umrah & Hajj PT Garuda Indonesia, Tubagus Irfan Farhan di Royal Heritage Surakarta Hotel, Jumat (21/12).

Sebanyak 4 ahli waris menerima santunan masing-masing sebesar Rp 125 juta. Keempat jamaah haji yang meninggal di pesawat Garuda Indonesia adalah Saimah Djojo Dikromo Marto asal Kabupaten Magelang, Moch Roni Kerto Warsito asal Grobogan, Sri Lestari Sutrisno asal Sleman, DIY dan Agus Tri Purnama asal Kabupaten Tegal.

"Santunan extra cover ini adalah layanan tambahan. Dari Departemen agama sendiri add sudah ada santunan. Mereka jamaah yang meninggal di area airline Garuda Indonesia, mulai saat datang ke bandara, selama dalam perjalanan, selama dia berada dalam penanganan kami, maka mereka mendapatkan extra cover," ujar Tubagus.

Extra cover sengaja diberikan sebagai komitmen Garuda Indonesia dalam pelayanan terbaik. Sehingga pada saat ada yang meninggal, pihaknya bisa turut memberikan rasa empati kepada keluarga.

Tubagus menambahkan, extra cover sengaja disiapkan oleh Garuda Indonesia yang bekerjasama dengan Askrindo. Untuk seluruh Indonesia, jumlah jamaah yang mendapatkan extra cover sebanyak 9 orang. Solo menjadi yang terbanyak di banding embarkasi lainnya.

Sebelum penyerahan dilakukan, Garuda Indonesia dan Askerindo melakukan verifikasi kepada ahli waris.

"Setelah verifikasi, baru pada akhir tahun kita serahkan ke ahli warisnya," pungkas Tubagus.

Rekomendasi