Menko PMK sebut Jokowi dan Shinzo Abe bahas kerja sama investasi

Menko PMK sebut Jokowi dan Shinzo Abe bahas kerja sama investasi. Pertemuan bilateral tersebut didahului dengan launching logo 60 tahun hubungan Indonesia-Jepang. Diikuti dengan pembahasan kegiatan-kegiatan commemorative yang dapat dilakukan kedua negara dalam memperingati 60 tahun hubungan Indonesia Jepang.

Eko Prasetya
Oleh Eko Prasetya - Reporter
Menko PMK sebut Jokowi dan Shinzo Abe bahas kerja sama investasi
Jokowi dan PMK bertemu Abe. ©2017 Merdeka.com

Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di Hotel Diamond, Manila, Filipina, di sela-sela kunjungan kedua pemimpin untuk menghadiri rangkaian KTT ASEAN ke-31 dan KTT lainnya. Sejumlah menteri ikut mendampingi pertemuan itu.Menteri yang turut hadir mendampingi Presiden dalam pertemuan bilateral tersebut adalah Menko PMK Puan Maharani, Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Luar Negeri Retno L Marsudi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Kepala BKPM Thomas Lembong, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.Pertemuan bilateral tersebut didahului dengan launching logo 60 tahun hubungan Indonesia-Jepang. Diikuti dengan pembahasan kegiatan-kegiatan commemorative yang dapat dilakukan kedua negara dalam memperingati 60 tahun hubungan Indonesia Jepang. Pertemuan Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Shinzo Abe juga membicarakan berbagai kerja sama investasi yang terkait dengan pengembangan infrastruktur di Indonesia."Pemerintah Indonesia dan Jepang,mengapresiasi kerja sama selama 60 tahun dan kedepan diharapkan kerjasama akan semakin baik lagi termasuk di bidang pendidikan, inovasi digital, vokasional, dan kebudayaan," ujar Puan, Minggu (12/11).Menko PMK diundang hadir dalam KTT ASEAN ke-31 selaku Ketua Pilar Sosial Budaya ASEAN di Indonesia yang telah menuntaskan 11 (sebelas) deklarasi ASEAN di bidang Ketenagakerjaan, Kesehatan,Kepemudaan, dan Lingkungan Hidup.Sebelas deklarasi tersebut akan ditandatangani maupun diadopsi oleh para Kepala Negara ASEAN dalam sesi Pleno KTT ASEAN ke-31 Senin (13/11) besok.

Rekomendasi