Revitalisasi Pasar Klewer timur yang ditargetkan mulai bulan lalu, gagal setelah Pemkot Solo tak mendapatkan rekanan lelang. Tak ingin terulang, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo dan Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Subagiyo mendatangi Kementerian Perdagangan (Kemendag).Mereka ingin meminta kepastian pembangunan Pasar Klewer Timur dilakukan dengan sistem multiyears (tahun jamak). Pasalnya dengan anggaran Rp 48 miliar dari Kemendag dan sisa waktu 2 bulan tak mungkin revitalisasi diselesaikan. Apalagi hingga saat ini tak ada pemenang lelang, meski sudah dilakukan dua kali."Hari ini kami ke Jakarta untuk menemui Menteri Perdagangan untuk minta kepastian pembangunan Pasar Klewer timur," ujar Rudyatmo, Selasa (31/10).Rudyatmo mengatakan, Pemkot Solo terpaksa menghentikan proses lelang ulang untuk ketiga kalinya. Proses lelang akan dilanjutkan setelah ada keputusan dari Kemendag agar pembangunan dikerjakan dengan sistem multiyears."Saya kira tidak mungkin dengan anggaran Rp48 miliar, proyek pembangunan pasar bisa selesai akhir tahun. Proses lelang ulang butuh waktu sebulan, praktis tinggal sebulan lah untuk pembangunan," ujarnya.Kepala Disdag Subagiyo menambahkan pihaknya akan segera menggelar lelang ulang seusai menerima ketetapan sistem multiyears. Setelah gagal, saat ini dana Rp 48 miliar untuk Pasar Klewer timur masih di kas daerah dan belum dikembalikan.
Tak ingin revitalisasi Pasar Klewer gagal, Wali Kota Solo temui Mendag
Rudyatmo mengatakan, Pemkot Solo terpaksa menghentikan proses lelang ulang untuk ketiga kalinya. Proses lelang akan dilanjutkan setelah ada keputusan dari Kemendag agar pembangunan dikerjakan dengan sistem multiyears.
Advertisement
Rekomendasi