Musim kemarau yang belum berakhir membuat volume air di Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri, Jawa Tengah, menyusut drastis. Kondisi tersebut menyebabkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat menghentikan pasokan air bersih untuk warga."Waduknya hampir kering, jadi suplai air tidak tidak cukup untuk memasok air ke pompa intak pengolahan air, " ujar Kepala PDAM Giri Tirta Sari Wonogiri, Sumarjo, Rabu (27/9).Berdasarkan data dari Divisi Jasa Air dan Sumber Air (ASA) IV Perum Jasa Tirta I Wilayah Sungai Bengawan Solo, hingga September ini penurunan debit air mencapai 7,3 meter. Sementara tinggi muka air yang semula normal 136 mdpl pada April lalu, saat ini hanya 127,70 mdpl dengan batas bawah 127 mdpl."Penurunan debit air rata-rata mencapai 10 centimeter per hari. Sekarang ini tidak air yang mengalir ke pompa intake. Selain tertutup lumpur, suplai air juga sudah berkurang banyak. Jadi kami terpaksa memutus pelayanan air PDAM di sejumlah wilayah Kecamatan Wonogiri kota,” jelasnya.Penyusutan permukaan air WGM, lanjut Sumarjo, mempengaruhi kinerja pompa air. Pihaknya saat ini sedang berusaha menggeser ponton pompa intake pengolahan air sejauh 500 meter dari titik awal pemasangan untuk mendapatkan air yang cukup."Semoga kami usahakan bisa selesai secepatnya, biar pasokan air bisa masuk ke pengolahan air bersih," tandasnya.Kepala Divisi Jasa Air dan Sumber Air (ASA) III, Perum Jasa Tirta (PJT) I Wilayah Sungai Bengawan Solo, Erwando Rahmadi, menambahkan saat ini tidak ada lagi air waduk yang masuk ke sungai-sungai kecil karena kondisi memang sudah kritis."Untuk menggerakkan 1 turbin PLTA dibutuhkan cadangan air 118 meter kubik per detik. PLTA Wonogiri mempunyai dua turbin, jadi untuk menggerakkan dua turbin dibutuhkan 236 meter kubik air, " jelasnya.Erwando menyampaikan, ini, selama ini untuk mencukupi kebutuhan suplai listrik PLTA Waduk Gajah Mungkur mengoneksikan jaringan listrik dari Surakarta. PLTA waduk menghasilkan 12.400 kw untuk mencukupi kebutuhan listrik Wonogiri bagian selatan."Sisa cadangan air Waduk Gajah Mungkur hanya bisa untuk pemeliharaan sungai di sekitar waduk. Dibutuhkan minimal 2 ribu liter air untuk pemeliharaan setiap sungai karena sungai tidak boleh sampai benar-benar kering," pungkasnya.
Waduk Wonogiri hampir kering, PDAM tak bisa suplai air ke warga
Musim kemarau yang belum berakhir membuat volume air di Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri, Jawa Tengah, menyusut drastis. Kondisi tersebut menyebabkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat menghentikan pasokan air bersih untuk warga.
Rekomendasi