Seorang pedagang kopi, Hendrawan (69), ditemukan meninggal di kontrakannya di Kampung Babakan Pendeuy, Kelurahan Baranangsiang, Bogor Timur, Kota Bogor, Selasa (8/8). Jasad pria kelahiran Sukabumi ini pertama kali diketahui oleh Silviana, pemilik kontrakan tersebut.Saat itu, kata Silviana, dirinya curiga karena korban tidak kunjung keluar rumah. Ketika dicek, ternyata korban sudah tergeletak di lantai samping kasurnya."Pas dicek itu dia udah meninggal. Kita langsung lapor polisi," kata Silviana.Dirinya menambahkan, sebelum meninggal, korban sempat mengeluh sakit di bagian perutnya. Ia mengatakan, korban sudah menempati kontrakannya selama tiga tahun."Sudah tiga tahun tinggal disini. Nggak pernah pulang. Natal juga tetep di sini. Nggak pernah ditengokin juga sama keluarganya," tambahnya.Sementara itu, polisi yang mendapat laporan langsung mendatangi TKP. Kepala Polsek Bogor Timur Komisaris Polisi Marsudi Widodo mengatakan, dari hasil identifikasi, tidak ada tanda-tanda kekerasan yang dialami korban.Lanjut Marsudi, dugaan sementara, korban meninggal karena sakit. Namun, untuk memastikan, korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan visum."Korban terindikasi meninggal karena sakit. Tapi untuk memastikan, kita akan lakukan visum," kata Marsudi.
Pemilik kontrakan kaget pedagang kopi tewas di lantai samping kasur
Seorang pedagang kopi, Hendrawan (69), ditemukan meninggal di kontrakannya di Kampung Babakan Pendeuy, Kelurahan Baranangsiang, Bogor Timur, Kota Bogor, Selasa (8/8). Jasad pria kelahiran Sukabumi ini pertama kali diketahui oleh Silviana, pemilik kontrakan tersebut.
Advertisement
Rekomendasi