Bulan puasa lalu dimanfaatkan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas untuk melakukan serangkaian Safari Ramadan. Salah satu yang menjadi tujuannya adalah pasar-pasar di Banyuwangi. Bahkan Bupati Anas menggelar acara buka bersama di Pasar Glenmore, Pasar Sarongan, Pasar Pesanggaran dan juga sahur bersama di Pasar Blambangan.Pasar sengaja dipilih sebagai lokasi Safari Ramadan bukan tanpa alasan. Selain sebagai tempat berkumpul masyarakat, Bupati Anas juga ingin mengecek kondisi pasar-pasar di Banyuwangi. "Alhamdulillah, meski beberapa pasar sudah berumur tua, tapi kebersihannya cukup terjaga," ungkap Anas setelah memantau beberapa bidak di Pasar Blambangan beberapa waktu lalu.
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas gelar safari Ramadan dari pasar ke pasar ©2017 Merdeka.com
Selain mengecek kondisi pasar, Anas juga memantau harga barang di pasar. Berbagai harga kebutuhan pokok, daging, bawang dan kebutuhan dapur lainnya relatif stabil. "Pedagang banyak yang tersenyum bulan puasa kali ini. Biasanya kalau bulan puasa, harga naik semua, saat ini harga relatif stabil. Bahkan, ada beberapa yang turun. Seperti bawang yang biasanya Rp 23 ribu, kini berkisar pada harga Rp 18 ribu," paparnya.Lebih lanjut Anas menerangkan, untuk menjaga harga sembako tetap stabil, Pemkab Banyuwangi selama Ramadan melakukan operasi pasar murah di beberapa pasar di Banyuwangi. "Kita sedang gencar melakukan operasi pasar. Harapannya, harga ini tetap stabil. Kalaupun ada kenaikan, tidak terlampau melambung tinggi," terangnya.Pada sahur bersama tersebut, turut serta Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur La Nyala Mataliti yang sedang melakukan kunjungan kerja di Banyuwangi. Dalam sambutannya, La Nyala mengapresiasi pertumbuhan ekonomi di Banyuwangi."Saya memantau industri kerajinan bambu di Gintangan, Blimbingsari. Saya melihat geliat UMKM di Banyuwangi bergeliat pesat dibanding tahun-tahun sebelumnya," ungkap La Nyala.