Ini cara PT KCJ hindari keterlambatan keberangkatan selama liburan

Direktur Utama PT KAI Commuter Line Jabodetabek (KCJ) Muhammad Nurul Fadhila mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan keterlambatan commuter line karena meningkatnya kereta jarak jauh.

Syifa Hanifah
Oleh Syifa Hanifah - Reporter
Ini cara PT KCJ hindari keterlambatan keberangkatan selama liburan
KRL baru di Stasiun Juanda. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Lonjakan penumpang kereta Commuter Line Jabodetabek diperkirakan akan lebih tinggi dibanding tahun lalu. PT KCJ memprediksi peningkatan penumpang mencapai 10,7 persen.Direktur Utama PT KAI Commuter Line Jabodetabek (KCJ) Muhammad Nurul Fadhila mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan keterlambatan commuter line karena meningkatnya kereta jarak jauh."Menekan keterlambatan sekarang rata-rata 7 menit, tahun kemarin bisa di atas 15 menit," katanya di Jakarta, Selasa (20/6).Kemudian untuk mengantisipasi keterlambatan, PT KCJ telah melakukan berbagai langkah. Mereka mulai melakukan rekayasa operasional dan juga akan memantau perkembangan keberangkatan serta kedatangan kereta commuter line. "Mulai dilakukan mempertimbangkan dan melihat situasi terkini posisi penumpang. Kita meminimalisir terjadinya keterlambatan. Saudara kita perlu angkutan mudik itu jadi prioritas secara KAI akan memberikan pelayanan yang maksimal," tutup Fadhila.

Rekomendasi