Tim SPORC Brigade Enggang Seksi Wilayah II Samarinda dari Balai Gakkum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPPHLHK) Wilayah Kalimantan, bersama dengan Polres Nunukan, mengamankan seorang wanita warga Nunukan, Kalimantan Utara, MRA (37). Dia diduga hendak menyelundupkan 5 gading gajah dari Malaysia, ke Nunukan.NRA sendiri merupakan WNI, bersuamikan WNA dan lama tinggal di Kinabalu, Malaysia. Penangkapan terhadap MRA dilakukan Rabu (3/5) malam lalu, setelah dia masuk ke Nunukan, melalui Tawau, Sabah, Malaysia."Kita lakukan penangkapan sekira jam 10 malam," kata Kepala Balai Gakum LHK Kalimantan, Subhan, dalam keterangan kepada merdeka.com, Senin (8/5) malam.Subhan menerangkan, MRA kini ditahan di Lapas Nunukan, terhitung sejak 4 Mei 2017. Sementara barang bukti 5 potong gading gajah, diamankan di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur di Samarinda.MRA ini tetapkan sebagai tersangka, sesuai dengan pasal 40 ayat 2 junto pasal 21 ayat 2 huruf d UU No 05/1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, dengan ancaman 5 tahun penjara beserta denda Rp 100 juta.Subhan menerangkan, kasus bermula pada 13 Januari 2017 lalu sekira pukul 13.30 Wita. MRA berangkat dari Tawau, menuju Pelabuhan Tunon Taka di Nunukan, menggunakan kapal komersil Malindo Express.
Penyelundup gading gajah dari Malaysia ©2017 merdeka.com/nur aditya"Sebelum berangkat ke Tunon Taka, petugas bea dan cukai Nunukan, menemukan 5 potong gading gajah, berdasarkan hasil pemeriksaan X-Ray. Untuk saat itu sejak 17 Januari, untuk sementara dilepaskan," ujar Subhan."Jadi sejak itu, petugas bea cukai mengabarkan kita, dan kita perlu pastikan kalau itu benar gading gajah. Kita lakukan penyelidikan. Setelah kita pastikan itu benar gading gajah, kita mencari keberadaan MRA di Kinabalu, bekerjasama dengan KJRI di Malaysia," tambahnya."Kita sempat meminta agar yang bersangkutan dideportasi dari Kinabalu, setelah kita panggil tidak datang. Akhirnya, dia bersedia datang dan kita lakukan penangkapan bersama dengan Polres Nunukan pada 3 Mei kemarin," jelasnya.Diduga, kelima gading gajah itu, hendak diselundupkan ke Indonesia, atas pesanan seseorang. Namun keterangan dan dugaan itu, masih perlu didalami hingga saat ini.