Badan Narkotika Nasional (BNN) pusat dan Polda Sumsel menggerebek rumah dan showroom yang dijadikan tempat penyimpanan 12 kilogram sabu dan 47 ribu butir ineks. Lima kurir ditangkap, satu di antaranya tewas ditembak.Penggerebekan dimulai dari sebuah rumah di Kompleks Al-Azhar, Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin, Selasa (25/4) malam. Di sini, tiga orang yang berperan sebagai kurir ditangkap. Lantaran melawan, seorang kurir ditembak mati.Ketiga tersangka berinisial AA (38), EV (42), yang semuanya warga Palembang dan HP (30) warga Aceh yang tewas ditangkap. Di lokasi, petugas menyita 10 kg sabu dan 29.213 butir ineks.Kemudian petugas menggerebek sebuah showroom mobil BISA Mobilindo di Jalan Alamsyah Ratu Prawira, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Rabu (25/4) siang. Petugas menangkap pemilik showroom berinisial KD (40) yang diduga sebagai bandar.Sore harinya petugas menangkap seorang kurir yang masuk dalam satu jaringan berinisial MI (29) di Jalan Ahmad Yani, Plaju, Palembang. Petugas menyita 2 kg sabu dan 18.100 butir ineks.Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengungkapkan, para tersangka merupakan kelompok peredaran narkoba jaringan internasional yang berperan sebagai kurir. Sedangkan barang bukti berasal dari Aceh yang dikirim melalui bus AKAP."Lima tersangka ditangkap, satu tewas. Semuanya kelompok jaringan internasional," ungkap Agung, Kamis (27/4).Menurut dia, narkoba tersebut dikendalikan tersangka KD yang berstatus sebagai pemilik showroom. KD memerintahkan semua tersangka untuk memasok dan mengedarkan ke Sumsel dan beberapa daerah lain."Tidak semuanya mau diedarkan di Sumsel, tapi dikirim ke kota-kota lain juga. Di Palembang bisa dijadikan transit juga," ujarnya.Sementara itu, Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengatakan, Provinsi Sumsel sangat rawan menjadi tempat persinggahan dan lalu lintas peredaran narkoba. Sebab banyak akses yang bisa digunakan, baik laut, darat dan udara."Sumsel urutan sebelas di Indonesia terkait peredaran narkoba, termasuk pemakainya," pungkasnya.
Kronologi penggerebekan 5 kurir 12 kg sabu dan 47 ribu ineks
Petugas menembak seorang kurir hingga tewas lantaran melawan. Kelima kurir merupakan jaringan narkoba internasional.
Rekomendasi