Setelah dijemput dari tendanya di Jalan Raya Dieng, Desa Diengkulon, Batur, Banjarnegara, Mbah Fanani kini berada di petilasan Dampu Awang di Desa Sudimampir, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu.Anggota DPRD Indramayu Azun Mauzun yang ikut dalam penjemputan menceritakan, Mbah Fanani ingin berkunjung ke Indramayu. Niatan itu diungkapkan kepada seorang petapa, Abah Rojab melalui komunikasi batin. Azun yang merupakan anak Abah Rojab diminta untuk menjemput Mbah Fanani."Atas permintaan beliau untuk berkunjung ke Indramayu, cuma kurang memungkinkan kita kalau izin dan sebagainya, pasti masyarakat setempat akan mempertahankan beliau," kata Azun saat dihubungi merdeka.com, Senin (17/4).Meski mendapat perintah untuk menjemput, Azun mengaku tidak tahu alasan Mbah Fanani ingin dibawa ke Indramayu. "Mungkin ada maksud yang tersirat," jawabnya.Azun memastikan saat ini kondisi Mbah Fanani nyaman dan aman. Dia meminta agar warga Dieng tidak perlu khawatir.Mbah Fanani dan Abah Rojab adalah seorang bertapa. Mbah Fanani pernah bertapa di Subang dan Indramayu di tahun 1970-an, sementara Abah Rojab berasal dari Wonosobo dan sudah tinggal lama di Indramayu.Selain sama-sama petapa, belum diketahui banyak hubungan antara Mbah Fanani dengan Abah Rojab. "Abah Rojab itu petapa juga. Hubungan antara Abah Rojab dan Mbah Fanani, wallahu a'lam," terang Azun.Saat ini Abah Rojab sedang berada di Kalimantan. Azun memastikan keduanya nantinya akan bertemu. "Suatu saat beliau berdua akan ketemu," pungkasnya.
Kesaksian anggota DPRD Indramayu ikut jemput Mbah Fanani
Anggota DPRD Indramayu Azun Mauzun yang ikut dalam penjemputan menceritakan, Mbah Fanani ingin berkunjung ke Indramayu. Niatan itu diungkapkan kepada seorang petapa, Abah Rojab melalui komunikasi batin. Azun yang merupakan anak Abah Rojab diminta untuk menjemput Mbah Fanani.
Rekomendasi