KPK minta Presiden Jokowi bikin Tim Pencari Fakta buat kasus Novel

Berbagai aspirasi untuk penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, terus berdatangan. Termasuk dari internal. Mereka tergabung dalam Wadah Pegawai KPK (WPK) melakukan aksi solidaritas buat Novel.

Sania Mashabi
Oleh Sania Mashabi - Reporter
KPK minta Presiden Jokowi bikin Tim Pencari Fakta buat kasus Novel
Aksi damai dari internal KPK buat Novel Baswedan. ©2017 Merdeka.com/Sania Mashabi

Berbagai aspirasi untuk penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, terus berdatangan. Termasuk dari internal. Mereka tergabung dalam Wadah Pegawai KPK (WPK) melakukan aksi solidaritas buat Novel.Aksi dimulai dengan pembacaan doa untuk kesembuhan Novel. Kemudian dilanjutkan penyampaian aspirasi. Pegawai KPK diwakili wakil ketua I WPK Heri Nuruddin, mengatakan pihaknya terus mendorong pengusutan kasus ini hingga tuntas. Serta meminta Presiden untuk membuat tim gabungan pencari fakta."Kami akan terus meminta pada presiden untuk terus mendorong mengusut tuntas kasus ini melalui pembentukan tim gabungan pencari fakta," kata Herry di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (13/4)."Kami optimis sampai dengan sekarang dan kami masih dorong hingga sekarang sampai tuntas," tambahnya.Heri juga berharap teror terhadap pegawai KPK segera berakhir. "Ke depannya kita berharap teror ini cukup sampai di sini saja engga ada teror-teror berikutnya kita bersama rakyat untuk membangun negara yang bebas dari korupsi," tegasnya.Sebelumnya, Novel Baswedan di siram dengan air keras oleh orang tak di kenal pada hari selasa (11/4) lalu. Juru bicara KPK, Febri Diansyah membenarkan peristiwa tersebut. "Kami mendapatkan Informasi tersebut dari pihak keluarga. Sedang dirawat intensif di RS," ujar Febri.

Rekomendasi