Djarot: Orang mati nggak bisa mandi sendiri itu kewajiban yang hidup

Djarot: Orang mati nggak bisa mandi sendiri itu kewajiban yang hidup. Mantan Wali Kota Blitar ini mengungkapkan, dalam urusan agama sebaiknya tidak lagi melihat sisi politik personalnya. Karena dalam ajaran Islam sendiri, memandikan jenazah hukumnya adalah fardhu kifayah.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Djarot: Orang mati nggak bisa mandi sendiri itu kewajiban yang hidup
Musala di Setiabudi. ©2017 merdeka.com/yunita

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Djarot Saiful Hidayat melakukan blusukan ke kawasan Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Saat tiba menggunakan baju koko berwarna biru muda, dia langsung mendapatkan sambutan dari ibu-ibu setempat.Djarot mengatakan, pada kesempatan itu dirinya menemui salah seorang warga yang siap untuk memandikan jenazah sesama muslim. Dia mengungkapkan, warga tersebut bernama Ibu Siduk yang turut melakukan penjemputan saat dirinya tiba di lokasi."Saya ingin sampaikan kepada ibu-ibu tadi saya disambut oleh Ibu Siduk, ini memandikan jenazah siapa pun dia, asalkan sesama muslim dengan ikhlas dimandikan beliau," katanya di lokasi, Jakarta Selatan, Senin (20/3).Mantan Wali Kota Blitar ini mengungkapkan, dalam urusan agama sebaiknya tidak lagi melihat sisi politik personalnya. Karena dalam ajaran Islam sendiri, memandikan jenazah hukumnya adalah fardhu kifayah."Enggak lihat ini pendukung ini pendukung ini. Karena orang mati enggak bisa mandi sendiri itu kewajiban yang hidup, itu fardhu kifayah," tutupnya.Pernyataan ini terkait dengan maraknya spanduk provokatif yang menyerukan untuk tidak memandikan orang yang mendukung pemimpin kafir. Spanduk tersebut dipasang di depan masjid dan juga beberapa ruas jalan.

Rekomendasi