Pihak Polda Metro Jaya membantah adanya insiden pemukulan terhadap ajudan Wakil Gubernur DKI Jakarta non aktif Djarot Saiful Hidayat, di acara haul Presiden Soeharto, yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Sabtu (10/3). Polisi juga menyebut tak ada tindak kekerasan pada acara tersebut."Sesuai dengan laporan Kapolres Metro Jakarta Timur (Kombes Agung Budijono), tak ada laporan seperti itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, di Polda Metro Jaya, Senin (13/3).Selain itu, Argo juga membantah ada penghinaan dan pelemparan terhadap Djarot yang dilakukan ormas yang saat itu menjaga perhelatan acara."Nggak ada itu. Kan pak Djarot juga sudah ada penjagaan pribadi, jadi nggak ada yang terkena atau apa," kata dia.Dalam hal ini, Argo menegaskan kalau masalah saat hanyalah salah komunikasi. Di mana Djarot diundang tapi tak diketahui oleh massa."Pak Djarot juga ada undangannya dari pihak keluarga, jadi sudah dipersilahkan masuk," tutup Argo.Sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan Djarot disoraki saat hendak masuk ke Istiqlal untuk menghadiri acara zikir dan haul Soeharto. Djarot membantah ada intimidasi, tapi dia menyebut ajudannya sempat kena pukul.
Polisi sebut tak ada pemukulan pada ajudan Djarot saat Haul Soeharto
Polisi sebut tak ada pemukulan pada ajudan Djarot saat Haul Soeharto. Sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan Djarot disoraki saat hendak masuk ke Istiqlal untuk menghadiri acara zikir dan haul Soeharto. Djarot membantah ada intimidasi, tapi dia menyebut ajudannya sempat kena pukul.
Rekomendasi