Jangan gadaikan kesejahteraan Yogyakarta dengan politik uang

Dua paslon Walikota dan Wakil Walikota Yogyakarta yaitu Imam Priyono-Ahmad Fadhli dan Haryadi Suyuti-Heroe Poerwadi sepakat menjaga kedamaian saat masa tenang. Keduanya berharap pelaksanaan pilkada berjalan jujur dan tidak menggadaikan kesejahteraan Yogyakarta dengan politik uang.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Jangan gadaikan kesejahteraan Yogyakarta dengan politik uang
Dua paslon Walikota DIY. ©2017 Merdeka.com

Memasuki masa tenang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Yogyakarta, dua pasangan calon (paslon) Walikota membuat deklarasi damai di KPU, Sabtu (11/2). Dua paslon Walikota dan Wakil Walikota Yogyakarta yaitu Imam Priyono-Ahmad Fadhli dan Haryadi Suyuti-Heroe Poerwadi tampak hadir dalam deklarasi damai.

Calon Walikota nomor urut 1, Imam Priyono mengaku siap menjaga kedamaian saat masa tenang hingga pengumuman hasil pilkada kota Yogyakarta. Imam berharap agar semua elemen masyarakat di Yogyakarta maupun tim pemenangannya bisa menjaga iklim kondusif di Yogyakarta.

"Semoga pilkada bisa berjalan jujur, adil dan menolak politik uang. Jangan menggadaikan kesejahteraan Yogyakarta dengan politik uang," himbau Imam.

Sedangkan calon Walikota Yogyakarta nomor urut 2, Haryadi Suyuti juga menyatakan siap menjaga keamanan dan ketertiban. Haryadi berharap agar hajatan akbar pilkada Yogyakarta pada 15 Februari 2017 bisa berjalan aman, lancar, dan tertib.

"Kami berharap pilkada ini jauh dari politik uang dan jauh dari upaya konspirasi masyarakat," tutur Haryadi.

Ketua KPU Kota Yogyakarta, Wawan Budianto menuturkan, acara deklarasi damai menjadi kesempatan para paslon untuk menjaga kedamaian saat masa tenang, pemungutan suara, hingga selepas gelaran Pilkada. Wawan juga mengapresiasi kedua paslon yang menjaga keamanan selama masa kampanye dan kesuksesan pilkada.

"Mudah-mudahan kampanye yang sudah dilakukan bisa menjadi yang terbaik bagi kedua paslon. Saya juga meminta kepada kedua paslon untuk menurunkan alat peraga kampanye selama masa tenang," kata Wawan.

Rekomendasi