Kubu Antasari sebut Polda Metro ogah-ogahan usut kasus sms misterius

Boyamin menegaskan dirinya dengan Antasari berjanji akan kembali mendatangi Polda Metro untuk menanyakan kasus tersebut. Sebab, kasus tersebut telah dilaporkan Antasari sejak 2011 silam.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Kubu Antasari sebut Polda Metro ogah-ogahan usut kasus sms misterius
Antasari Azhar datangi Polda Metro Jaya. ©2017 Merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Kuasa Hukum Antasari Azhar, Boyamin Saiman menyebut penyidik Polda Metro Jaya ogah-ogahan untuk mengusut tuntas 'sms gelap' dalam kasus pembunuhan bos PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen. Sebab, dari kedatangannya pada Rabu (1/2) lalu sampai detik ini belum ada perkembangan."Belum ada sampai hari ini, belum ada perkembangan apa-apa. Kemarin dijanjikan akan ditindaklanjuti, sampai hari ini belum ada," ujar Boyamin saat dihubungi, Senin (6/2).Seharusnya, menurut Boyamin, kliennya sudah mulai dipanggil oleh penyidik untuk dimintai keterangan sebagai saksi korban. Namun, hingga kini pihak Polda Meto menyatakan bahwa barang bukti masih minim untuk mengungkap siapa pengirim sms tersebut, yaitu hanya foto kopi percakapan saja."Kalau dianggap minim ngomong saja bahwa itu mereka tidak mampu, nanti saya gugat kan gitu aja. Enggak ada (kesanggupan dari polisi), kemudian ogah-ogahan," tegasnya.Dengan hal itu, Boyamin menegaskan dirinya dengan Antasari berjanji akan kembali mendatangi Polda Metro untuk menanyakan kasus tersebut. Sebab, kasus tersebut telah dilaporkan Antasari sejak 2011 silam.Saat itu Kapolda Metro Jaya saat ini Irjen Pol M Iriawan masih menjabat sebagai Dirkrimum Polda Metro."Mungkin minggu depan bukan minggu ini. Pak Antasari banyak undangan ceramah minggu ini," pungkasnya.

Halaman
Rekomendasi