Sekjen MUI: Negara ini seperti diobok-obok oleh satu orang saja

Sekjen MUI: Negara ini seperti diobok-obok oleh satu orang saja. MUI sangat menyesalkan sikap Ahok yang menuding Ma'ruf Amin berikan keterangan palsu. MUI juga melihat energi bangsa ini seolah hanya habis untuk mengurusi Ahok saja.

Anisyah Al Faqir
Oleh Anisyah Al Faqir - Reporter
Sekjen MUI: Negara ini seperti diobok-obok oleh satu orang saja
anwar abbas. ©2015 Merdeka.com/hasits

Ketua MUI Ma'ruf Amin telah memaafkan terdakwa kasus dugaan penistaan agama Basuki T Purnama alias Ahok dan tim pengacaranya yang menuding Ma'ruf memberikan keterangan palsu dalam kesaksian di persidangan. MUI sendiri menganggap persoalan tersebut telah selesai."Kalau Pak Kiai Ma'ruf Amin sudah memberi maaf. Tetapi bagaimana langkah selanjutnya ya polemik sudah selesai," kata Sekjen MUI Anwar Abbas di Kantor MUI Jalan Proklamasi No 51, Jakarta Pusat, Jumat (3/2). Meski Kiai Ma'ruf telah memaafkan Ahok, namun diakui Anwar, banyak elemen masyarakat yang tak puas. Bagi pihak yang merasa masih keberatan, MUI mempersilakan untuk menempuh jalur hukum. "Mungkin barangkali elemen masyrakat yang tidak puas, negara ini negara hukum, jadi MUI mengimbau kalau ada masalah ya salurkan melalui proses hukum," kata Anwar. Menyikapi dukungan yang diberikan oleh GNPF-MUI dan ILUNI, dia pun merasa bingung. Sebab saat ini kasus yang tengah memanas ini diakibatkan oleh satu orang saja. Padahal masalah di Indonesia banyak yang harus diselesaikan. "Makanya kami bingung juga ya, karena negara ini seperti diobok-obok oleh satu orang saja. Padahal persoalan bangsa ini sangat banyak, narkoba, masalah kemiskinan, lalu pengangguran. Tapi pikiran dan perhatian kita terkuras kepada saudara Ahok ini," kata Anwar."Jadi kami sempat menyesalkan sekali mengapa saudara Ahok melakukan hal hal tidak terpuji tersebut. Sehingga negara ini, disibukkan oleh seorang. Itu sangat kita sesalkan. Itu yang harus keluar secepatnya," tambahnya.

Rekomendasi