Begini suasana meriah sambut perayaan Imlek di Kota Semarang

Begini suasana meriah sambut perayaan Imlek di Kota Semarang. Salah satu kegiatan penting dalam pembukaan Pasar Imlek Semawis tersebut adalah diluncurkannya perangko Shio Ayam oleh PT Pos Indonesia khusus menyambut Tahun Baru imlek 2568. Acara ini dihadiri Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

Parwito
Oleh Parwito - Reporter
Begini suasana meriah sambut perayaan Imlek di Kota Semarang
Ilustrasi Imlek. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/wong yu liang

Sebuah tarian bertema 'Genjring Rahayu' terlihat begitu apik dimainkan oleh murid-murid SMA Karangturi Kota Semarang. Tarian tersebut menjadi salah satu bagian dari acara pembukaan Pasar Imlek Semawis di Kota Semarang, Jawa Tengah yang dibuka Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.Pasar Imlek Semawis menjadi salah satu tempat perayaan tahun baru Imlek di Kota Semarang. Tahun ini untuk 14 kalinya acara digelar dan mengangkat tema 'Obar-Abir' untuk menyambut tahun baru Imlek 2568.Acara ini akan digelar selama tiga hari. Lokasi perayaan akan memakai sepanjang Jalan Wotgandul Timur dan Jalan Gang Pinggir, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah."Perayaan tahun baru Imlek sekaligus sebagai momentum bagi setiap orang untuk mempererat persaudaraan dengan lebih menghargai keberagaman," jelas Hendrar yang mengenakan batik putih pada Selasa (24/1) malam.Sesuai dengan shio tahun ini yakni ayam api, Hendi berharap tercipta maka keharmonisan seluruh warga Kota Semarang. "Terlebih di tahun ayam api, ayam adalah kategori unggas yang komunal, sedangkan api menjadi unsur yang menunjukkan kehangatan dalam menjalin hubungan, maka harapannya kita semua dapat lebih harmonis lagi di tahun mendatang", tambahnya.Tokoh Thionghoa, Haryanto Halim, yang menghadiri acara itu juga berharap keharmonisan selalu mewarnai kehidupan setiap orang di tahun ayam mendatang. Harapan tersebut tergambar pada gelar Tok Panjang yang menjadi salah satu kegiatan utama dalam pembukaan Pasar Imlek Semawis tersebut."Kita tetap mengusung tema keberagaman, Tok Panjang merupakan sebuah pesta berbasis di jalan di mana segala komunitas, suku, ras bisa berinteraksi secara bebas," tutur Haryanto.Tok Panjang pada tahun ini sendiri merupakan gelaran yang kedua kalinya. Kata 'Tok' berarti meja, sedangkan untuk panjangnya sekitar 200 meter yang ditata di sepanjang ruas Jalan Wotgandul Timur hingga Jalan Gang Pinggir, Kawasan Pecinan Kota Semarang.Pada meja tersebut disajikan menu-menu seperti lumpia cap go meh, sup shanghai, nasi ayam hainan, brokoli jamur tungku, es klengkeng bak, dan jajan pasar obar-abir.Menu tersebut disajikan untuk menjamu tamu undangan yang hadir. Jamuan makan ini diambil dari cara kerajaan Tiongkok menjamu para tamu dalam suatu acara.Selain itu, salah satu kegiatan penting dalam pembukaan Pasar Imlek Semawis tersebut adalah diluncurkannya perangko Shio Ayam oleh PT Pos Indonesia khusus menyambut Tahun Baru imlek 2568."Gong Xie Fat Coy, selamat merayakan Imleks 2018 semoga kita semua diberikan berkah dan keselamatan. Terima kasih," ucap Hendrar di akhir pidatonnya.

Rekomendasi