Petugas gabungan belum bisa mengevakuasi korban tertimbun runtuhan tangga darurat di Apartemen Grand Kamala Lagoon di Jalan KH. Noer Alie, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Hingga saat ini, kondisi korban, Pajar Sidik (21) belum diketahui.Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Bayu Pratama mengatakan, pihaknya bersama dengan petugas pemadam kebakaran Kota Bekasi dan Jakarta Timur masih berupaya mengurai material yang menumpuk di lantai dasar hingga lantai empat bangunan tersebut."Untuk keadaan korban, kami tidak mau mendahului Tuhan. Kami akan informasikan kondisinya kalau sudah ketemu," kata Bayu di lokasi, Kamis (5/1).Dia mengatakan, sulitnya melakukan evakuasi lantaran banyaknya material beton baja dari tangga darurat precast. Material itu berasal dari lantai 33 hingga ke lantai dasar yang runtuh, sedangkan lokasi runtuhnya berada di ruangan 6 X 3 meter."Harus dilakukan pengangkatan satu per satu. Itu juga hanya satu alat berat yang bisa dikerahkan," kata Bayu.Diketahui, tangga darurat di apartemen Grand Kamala Lagoon milik perusahaan BUMN runtuh pada Rabu (4/1) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Tangga yang baru saja dipasang oleh Pajar Sidik mendadak jatuh.Karena faktor domino, tangga di bawahnya sampai dengan lantai dasar ikut runtuh akibat beban cukup berat. Sementara, korban ikut terjatuh dari lantai 32 bersama dengan material tangga precast. Polisi hingga kini masih menyelidiki penyebab jatuhnya tangga itu.
Korban runtuh tangga darurat apartemen Bekasi belum bisa dievakuasi
Korban runtuh tangga darurat apartemen Bekasi belum bisa dievakuasi. Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Bayu Pratama mengatakan, pihaknya bersama dengan petugas pemadam kebakaran Kota Bekasi dan Jakarta Timur masih berupaya mengurai material yang menumpuk di lantai dasar hingga lantai empat bangunan tersebut.
Halaman Berikutnya
Migrasi Sunyi dari Pesisir Sumut: Laut Memaksa Pergi, Kemiskinan Menahan Bertahan
Advertisement
Rekomendasi