Puluhan anggota Komando Rayon Militer (Koramil) Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, berjibaku menyelamatkan seorang warga yang terkurung di bawah reruntuhan bangunan. Sedangkan suaminya Abdi dan anaknya masih usia 5 tahun meninggal dunia.Evakuasi ini melibatkan 15 personel anggota Koramil, dengan mengerahkan dua unit alat berat. Proses evakuasi memakan waktu hingga 5 jam.Pantauan merdeka.com, Rabu (7/12), petugas mulai melakukan evakuasi terhadap korban sejak pukul 07.00 Wib. Personel TNI harus masuk ke bawah reruntuhan agar korban meninggal maupun selamat bisa dikeluarkan dari reruntuhan bangunan.Untuk mempermudah proses penyelamatan, petugas mengikat tali di bagian beton dan diangkat dengan menggunakan bantuan backhoe. Setelah itu, satu orang petugas masuk ke dalam dan berusaha menarik korban yang selamat."Sejak tadi pagi sudah bekerja, ada 15 personel kita kerahkan," kata Komandan Koramil Trienggadeng, Mukhtar di lokasi.Korban meninggal dan selamat langsung dibawa ke rumah sakit terdekat. Sementara, di Ulee Gle Kecamatan Bandar Dua, 5 deretan toko roboh, di dalamnya terdapat seorang terjebak di salah satu bangunan. Korban tidak berhasil menyelamatkan diri karena kakinya terjepit reruntuhan bangunan."Sekarang petugas TNI dan SAR sedang berusaha keluarkan korban selamat dari reruntuhan. Korban berhasil dilepaskan dari bangunan," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Goenawan.
Cerita anggota TNI berjibaku keluarkan korban dari puing bangunan
Cerita anggota TNI berjibaku keluarkan korban dari puing bangunan. Puluhan anggota Komando Rayon Militer (Koramil) Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, berjibaku menyelamatkan seorang warga yang terkurung di bawah reruntuhan bangunan. Sedangkan suaminya Abdi dan anaknya masih usia 5 tahun meninggal dunia.
Baca Juga
Gempa Aceh, KAI Terapkan BLB di Medan
Advertisement
Rekomendasi