Masa beratribut HMI bentrok lawan polisi, Wakapolda Metro tumbang

HMI bentrok lawan polisi, Wakapolda Metro tumbang kena gas air mata. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tiba-tiba terlibat bentrok dengan aparat kepolisian yang tengah berjaga. Massa dari HMI menyerang polisi dengan batu dan kayu, sedangkan polisi membalasnya dengan tembakan gas air mata.

Juven Martua Sitompul
Oleh Juven Martua Sitompul - Reporter
Masa beratribut HMI bentrok lawan polisi, Wakapolda Metro tumbang
Demonstran di depan Istana. ©2016 Merdeka.com

Massa beratribut Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) terlibat bentrok dengan aparat kepolisian yang tengah berjaga. Massa beratribut HMI menyerang polisi dengan batu dan kayu, sedangkan polisi membalasnya dengan tembakan gas air mata.Pantauan merdeka.com, Jumat (4/11), tiga anggota kepolisian terluka akibat lemparan batu dan pukulan kayu. Di antara mereka, terdapat pula Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Metro Jaya Brigjen Pol Suntana, dia tumbang setelah menghirup gas air mata.Suntana dan tiga anak buahnya langsung dievakuasi dari lokasi bentrokan. Mereka dibopong sejumlah petugas ke lokasi yang lebih aman.Sementara, anggota Front Pembela Islam (FPI) terus berupaya menenangkan perusuh, yang sebagian besar merupakan HMI, dengan menaiki mobil kepolisian. Namun upaya tersebut tidak diindahkan.Saat ini, polisi sudah menggerakkan mobil water cannon untuk membubarkan massa. Tembakan gas air mata dan lemparan baru masih terus terjadi.

Rekomendasi