Sempat membaik dan dibolehkan pulang usai mendapatkan perawatan di rumah sakit, balita berusia 4,5 tahun, Abdi Galang Pratama, meninggal dunia. Disinyalir, kematian korban disebabkan luka serius akibat serangan anjing liar 6 Oktober 2016 lalu.Ibu korban, Yustini (22) mengatakan, anaknya meninggal dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Bari Palembang, Rabu (19/10) malam. Korban mengalami demam yang tak kunjung turun dan kejang sejak pagi harinya."Tadi malam Abdi meninggal. Panasnya tak turun-turun, kejang-kejang, saya kompres masih juga, habis itu saya bawa ke rumah sakit," ungkap Yustini saat disambangi di rumahnya di Komplek Perumahan Ogan Permata Indah, Jakabaring, Palembang, Kamis (20/10).Dia menceritakan, anaknya Abdi dirawat selama satu minggu untuk mengobati luka serangan anjing liar. Lalu, dokter mengizinkan korban pulang dengan catatan harus menjalani rawat jalan. Makin hari, kondisi korban terus membaik dan bermain seperti biasanya."Mungkin pengaruh luka-luka waktu diserang anjing waktu lalu. Saya tidak nyangka jadi begini," ujarnya.Diberitakan sebelumnya, korban Abdi diserang seekor anjing liar hingga mengalami luka serius karena dicabik-cabik dan kritis sehingga harus dilarikan di rumah sakit. Peristiwa nahas itu terjadi saat korban diajak ibunya, Yustini (22), mengisi pulsa di kios tak jauh dari rumahnya di Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, Kamis (6/10) sore.Tiba-tiba anjing berwarna coklat langsung menerkam korban. Dengan ganas anjing itu mencabik dan menggigit dahi korban yang menyebabkan luka menganga. Mengetahui anaknya diserang, ibu korban berusaha melawan anjing itu. Selang beberapa lama, anjing tersebut kabur setelah Yustini melemparnya pakai sandal.
Sempat membaik, balita diserang anjing liar di Palembang tewas
Sempat membaik, balita diserang anjing liar di Palembang tewas. korban Abdi diserang seekor anjing liar hingga mengalami luka serius karena dicabik-cabik dan kritis sehingga harus dilarikan di rumah sakit. Peristiwa nahas itu terjadi saat korban diajak ibunya, Yustini (22), mengisi pulsa di kios.
Advertisement
Rekomendasi