Pulangkan ribuan pengikut Dimas Kanjeng, Mensos terjunkan Tagana

Pulangkan ribuan pengikut Dimas Kanjeng, Mensos terjunkan Tagana. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa menyatakan pemerintah sesegera mungkin menangani pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Diperkirakan, Taat memiliki pengikut hingga ribuan orang di Padepokan Dimas Kanjeng di Probolinggo.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Pulangkan ribuan pengikut Dimas Kanjeng, Mensos terjunkan Tagana
Konpers kasus penjualan anak lewat media sosial. ©2016 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa menyatakan pemerintah sesegera mungkin menangani pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Diperkirakan, Taat memiliki pengikut hingga ribuan orang di Padepokan Dimas Kanjeng di Probolinggo.Pihaknya kini tengah menyiagakan petugas khusus dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk disebar, utamanya untuk mengevakuasi pengikut yang terdeteksi dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Bali, Lampung, Sulawesi, Sulawesi Tengah dan Papua serta Kalimantan Barat."Kita sudah siapkan 3.200 tim Tagana berketerampilan psycho social. Bagi korban yang mau terbuka, sebetulnya sudah bisa mendapat layanan," kata Khofifah disela kunjungan kerja di Sabuga Kota Bandung, Selasa (11/10).Dia menyebut, ribuan pengikut Kanjeng Dimas, kebanyakan tertutup, baik saat bersosialisasi dengan masyarakat, atau saat akan ditangani."Mereka sangat tertutup. Kalau mereka terbuka, proses phsyco social bisa dilakukan, bahkan langsung di tempat," terangnya.Dia menambahkan, pemulangan korban Kanjeng Dimas di Probolinggo Jawa Timur akan diakomodir dengan transportasi darat dan laut ke daerah masing-masing."Kalau mereka mau kembali namun kebetulan tidak ada uang, Kementerian Sosial bisa support. Kalau di Jawa bisa di-support dengan Damri, kalau di luar Jawa menggunakan Pelni," jelasnya.

Rekomendasi