Tingginya curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir ini mengakibatkan satu rumah warga di Perumahan Koba RT 7 RW 8, Kelurahan Ciseureuh, Purwakarta, Jawa Barat ambruk. Rumah milik Muhamad Irfani (35) itu hancur dan beberapa bagian bangunan rata dengan tanah.Peristiwa ambruknya rumah warga itu terjadi setelah tembok pondasi pemisah antara satu rumah dengan lain di perumahan yang dibangun pihak pengembang PT Bumi Jaya Propertindo itu ambrol pada Senin (10/9), dinihari."Kejadiannya sekitar pukul 01.00 WIB, dinihari tadi, setelah sejak hari minggu siang sampai malam diguyur hujan. Jadi awalnya pondasi perumahan ambrol," kata salah seorang warga, Saepuloh Amsor di lokasi kejadian.Saat kejadian, para pemilik rumah tengah tertidur lelap. Elita Mulyasari (35) isteri dari Muhamad Irfan yang tengah hamil tua sulit menyelamatkan diri hingga mengalami luka dan harus menjalani perawatan secara intensif di Rumah Sakit Bayu Asih Purwakarta."Untuk korban luka mengalami luka di kaki akibat terkena serpihan tembok," ujar Saepuloh Amsor.Selain itu, ambruknya tembok pondasi pembatas yang merobohkan rumah juga mengakibatkan dua kendaraan masing-masing mobil jenis mini bus dan sepeda motor ikut tertimbun hingga mengalami kerusakan parah.Camat Kota Purwakarta, Yudhi Herdiana menyatakan, pihaknya masih melakukan koordinasi dengan pihak Cipta Karya Kabupaten Purwakarta karena dikhawatirkan ambrolnya pondasi perumahan akan mengancam rumah lainnya."Ya saya masih koordinasi dengan Cipta Karya, karena ini menyangkut ke pihak pengembang juga," kata Yudhi.
Diguyur hujan, rumah warga di Purwakarta ambruk dan ibu hamil luka
Selain itu, ambruknya tembok pondasi pembatas yang merobohkan rumah juga mengakibatkan dua kendaraan masing-masing mobil jenis mini bus dan sepeda motor ikut tertimbun hingga mengalami kerusakan parah.
Rekomendasi