Diburu semalaman, lima pelaku pembakaran DPRD Gowa gagal dibekuk

Diburu semalaman, lima pelaku pembakaran DPRD Gowa gagal dibekuk. Aparat kepolisian langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku pengrusakan dan pembakaran Gedung DPRD Gowa di Jl Syech Yusuf, Senin (26/9) kemarin. Sayangnya, lima pelaku yang identitasnya telah dikantongi itu gagal ditangkap.

Salviah Ika Padmasari
Oleh Salviah Ika Padmasari - Reporter
Diburu semalaman, lima pelaku pembakaran DPRD Gowa gagal dibekuk
Irjen Polisi Anton Charliyan. ©2016 Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Aparat kepolisian langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku pengrusakan dan pembakaran Gedung DPRD Gowa di Jl Syech Yusuf, Senin (26/9) kemarin. Sayangnya, lima pelaku yang identitasnya telah dikantongi itu gagal ditangkap.Demikian diungkap Kapolda Sulsel, Irjen Polisi Anton Charliyan kepada wartawan saat ditemui usai kegiatan pencanangan gerakan tanam 1.000 titik di Taman Maccini Sombala, Makassar, Selasa (27/9)."Kita sudah lakukan pengejaran semalam karena identitasnya sudah dikantongi tapi ternyata tidak berhasil," kata Anton.Dijelaskan, ada lima orang yang dikejar semalam namun gagal tertangkap karena saat pengejaran rumah mereka juga digeledah namun yang bersangkutan tidak ada di tempat. Bahkan selain ke rumahnya masing-masing, pengejaran juga di beberapa titik yang diperkirakan sebagai tempat bersembunyi namun hasilnya tetap nihil."Tapi saya yakin karena pelakunya orang Sulsel yang biasanya berani berbuat berani bertanggung jawab olehnya diminta segera untuk menyerahkan diri," tandas Anton.Ditambahkan, pihaknya juga sudah mengimbau kepada keluarga untuk menyampaikan ke pelaku untuk menyerahkan diri, karena bagaimana cepat atau lambat polisi akan menangkapnya.Anton merinci, dari lima orang pelaku pembakaran, tiga di antaranya pelaku utama yakni satu orang yang membakar atau menyulut api dan dua orang lainnya mengangkat-angkat kursi. Selebihnya membantu, mereka semua inilah yang membawa bensin, korek serta mercon.Bukan hanya lima orang ini yang dikejar, kata Anton, karena yang mendatangi gedung DPRD Gowa itu banyak orang. Ada lebih 10 orang sehingga terjadi pengrusakan dan pembakaran.

Rekomendasi