Pemkot Tangsel gandeng Korsel bangun Science Techno Park

Kerja sama dilakukan untuk membangun inovasi daerah khususnya Kota Tangsel dengan berbasis teknologi.

Ibnu Siena
Oleh Ibnu Siena - Reporter
Pemkot Tangsel gandeng Korsel bangun Science Techno Park
Pemkot Tangsel kerjsama dengan pemerintah Korsel. ©2016 merdeka.com/istimewa

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) jalin kerja sama dengan Pemerintah Daejeon, Korea Selatan (Korsel) untuk membangun Science Techno Park (STP).Kerja sama ditandatangani oleh Kwon Sun Taik, Walikota Daejeon Matropolitan Republik Korea, Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany, bersama dengan oleh Kepala Puspiptek, Sri Setiawati, Deog Seong Oh dari Chungnam National University, Kim Hee Soo dari Konyang University, Herry Suhardiyantyo dari IPB, Kadarsah Suryadi dari ITB, Dede Rosyada dari UIN dan Inuwardianto.Seusia melakukan MoU, Airin mengatakan kerja sama tersebut dilakukan untuk membangun inovasi daerah khususnya Kota Tangsel dengan berbasis teknologi. Kemudian pembangunan ini juga akan melibatkan beberapa universitas."Kami ingin universitas terlibat langsung dalam membangun sistem inovasi daerah. Karena selama ini, universitas berjalan sendiri dalam penelitian, pemerintah juga berjalan sendiri dalam mengembangkan teknologi. Untuk itu, dengan adanya MoU ini, kami akan melibatkan pihak kampus untuk terjun langsung membangun sistem inovasi daerah,” ungkap Airin.Menurut Airin, lanjut lagi, MoU yang dilakukan ini dalam hal kebijakan dan bertukar pengalaman dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta membangun dan menata sistem inovasi daerah. Di sini pihak universitas bisa langsung mengembangkan pengetahuannya secara praktik."Untuk di Tangsel, inovasi daerah yang akan dikembangkan yaitu kami akan membangun gedung inovasi atau inovasi center yang di dalamnya ada produk UKM yang akan dikembangkan dengan menggunakan teknologi. Nah di situlah peran universitas untuk mengembangkan science dan teknologi, sehingga produk yang dihasilkan sudah berbasis industri kreatif," jelasnya.Sementara itu, Walikota Daejeon Metropolotan, Republik Korea Kwon Sun Taik mengatakan kerjasama ini dilakukan untuk menerapkan rencana kerja yang berkaitan dengan project dan melakukan program pendidikan seperti workshop dan pelatihan."MoU ini ke depan diharapkan mampu kerjasama dalam mendirikan pusat dasar inovasi daerah dan pusat operasional secara baik," kata Kwon Sun Taik.Selain kegiatan penandatanganan, juga dilakukan seminar dengan pembicara Kadarsah Sryadi dari ITB, Peter K. Jeong sebagai vice President of Bloomfield College, M Ashari dari Universitas Telkom, dan Marta Lpsada Falk Rektor Universitas Antonio Narino.

Rekomendasi