Hujan deras yang mengguyur wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat sejak beberapa hari ke belakang menggerus dua rumah warga. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, tapi material longsoran membuat akses jalan di Kecamatan Salopa, putus.Peristiwa longsor itu terjadi di Jalan raya Sukaraja - Salopa tepatnya Kampung Bunarsari, Desa Kawitan Kecamatan Salopa Kabupaten Tasikmlaya, pada Sabtu (17/9) dini hari pukul 02.00 WIB."Bencana alam tanah longsor mencapai panjang 18 meter dan ketinggian 20 meter mengakibatkan dua rumah milik warga hancur terbawa arus," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus, Sabtu (17/9).Rumah semi permanen itu yakni milik Nono (52) dan Yayat (53). Beruntung saat kejadian keluarga tersebut tidak sedang ada di rumah.Beberapa tim gabungan dari unsur kepolisian, TNI, Basarnas, dinas terkait dan warga terjun langsung ke lokasi membantu menyisir longsoran yang menutup sebagian penuh jalan raya Sukaraja-Salopa. Sambil membersihkan material longsor, kepolisian melakukan pengalihan arus di lokasi.
longsor di tasikmalaya ©2016 Merdeka.com
Menurut Yusri, Polres Tasikmalaya mengalihkan arus ke arah jalan raya Kecamatan Gunung tanjung - Kecamatan Manonjaya. Dia juga meminta warga yang tempat tinggalnya berdekatan dengan lokasi longsor untuk mengosongkan rumahnya."Ini khawatir terjadi longsor susulan," ungkapnya. Berdasarkan keterangan saksi, kata dia, peristiwa longsor tersebut bukanlah yang pertama. Pada 12 Agustus lalu longsor di lokasi pernah terjadi. Selanjutnya 18 Agustus terjadi amblas susulan sedalam satu meter namun tidak menimbulkan kerugian materil.