Setelah berhasil menangkap tersangka yang menjadi otak utama penculikan mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman (FK Unsoed) Purwokerto pada Rabu (8/9), Kepolisian Resor (Polres) Banyumas melakukan rekonstruksi adegan penculikan di lokasi kejadian, Jumat (9/9) pagi.Dalam rekonstruksi tersebut dilakukan sebanyak 13 adegan yang diperagakan tersangka dengan barang bukti tambahan berupa satu kendaraan bak terbuka berwarna hitam merek Mitsubishi Colt T 120 SS bernomor polisi R 1903 TM. Tersangka yang memperagakan adegan penculikan tersebut adalah Wahyu Budiarto (24) dan Deni Prianto alias Pepe (35). Keduanya merupakan penculik yang menggunakan mobil Honda Brio warna merah bernomor polisi R 9243 BK milik korban.Kepala Polres Banyumas, Ajun Komisaris Besar Gidion Arif Setyawan mengemukakan, dari beberapa reka adegan tersebut diperagakan beberapa reka kejadian jelang penculikan. Peragaan rekonstruksi tersebut, jelas Gidion, dilakukan menurut pengakuan tersangka yang saat ini ditahan di Polres Banyumas."Tersangka DP alias Pepe ini yang kita indikasikan sebagai pelaku utama atau aktor intelektualnya. Jadi semua inisiasi dan semua pengaturannya berasal dari dia. Dari rekonstruksi kita semakin yakin peran Pepe paling dominan dalam tindak pidana ini," ucapnya, Jumat (9/9).Dalam rekonstruksi tersebut, digambarkan, komplotan penculik sudah melakukan beberapa persiapan sebelum melakukan aksinya. Dari semua persiapan tersebut, Gidion mengungkapkan, semua diinisiasi oleh DP."Mulai dari dia mengintai target, menetapkan target dan mengatur teman-temannya melakukan tindakannya terhadap target sampai dengan dia menghubungi, dengan cara dia mengancam pada si korban, agar korban tunduk atau diam ikuti semua perintahnya. Kalau tidak, maka akan dilakukan cara kekerasan (terhadap korban)," ujarnya.Saat berlangsung rekonstruksi, warga masyarakat yang melintas sempat memberhentikan laju kendaraannya. Banyak di antaranya menonton proses reka ulang kejadian penculikan yang terjadi di depan kampus FK Unsoed di Jalan Dr Gumbreg, Kelurahan Mersi Purwokerto Timur. Rekonstruksi sendiri dilakukan sekitar pukul 09.00 hingga pukul 09.30 WIB.Pada kesempatan itu, Dekan FK Unsoed Fitranto Arjadi mengatakan saat ini pihaknya akan menambah pengamanan dan keamanan di kampus tersebut agar tidak terulang peristiwa seperti yang dialami Sofia Nur Atalina, mahasiswi FK Unsoed yang menjadi korban penculikan pada Rabu (7/9) sore di depan kampusnya."Kami akan memperketat penjagaan dan menambah prasarana pengamanan yang ada di kampus," katanya.
Polisi gelar rekonstruksi penculikan mahasiswi Unsoed
Dalam rekonstruksi tersebut dilakukan sebanyak 13 adegan yang diperagakan tersangka.
Rekomendasi