Calon Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Komjen Pol Budi Gunawan (BG) menegaskan perlunya mewaspadai perkembangan aliran radikalisme, terorisme, fundamentalisme yang semakin meningkat
BG menambahkan ancaman dari kelompok bersenjata di dalam maupun luar negeri merupakan ancaman yang sangat serius bagi keamanan Warga Negara Indonesia (WNI)."Seperti ISIS dan jaringan teroris Santoso," kata BG saat menjalani uji kepatutan dan kelayakan di Komisi I DPR, Rabu (7/9).Tak hanya itu, perkembangan kelompok antipancasila juga akan turut diawasinya apabila nantinya telah resmi menjabat sebagai Kepala BIN. "Ancaman lain yang perlu diantisipasi adalah sengketa di area perbatasan. Pelaksanaan Pilkada serentak, Pemilu Legislatif, Pilpres 2019, potensi konflik sosial dan intoleransi dan kejahatan yang terorganisir," katanya.Mantan Kalemdikpol ini menjelaskan untuk mengantisipasi ancaman dari sejumlah titik tersebut, dia akan membuat program yang disusun berdasarkan acuan strategis dari Undang-Undang tentang Intelijen.Sementara, untuk membawa BIN lebih optimal dalam menjalankan tugas, Budi Gunawan telah membuat program 'PROBIN' yaitu Profesional, Objektif dan Berintegritas.
Komjen BG waspadai ancaman teroris hingga pelaksanaan Pilpres 2019
Untuk membawa BIN lebih optimal dalam menjalankan tugas, Budi Gunawan telah membuat program 'PROBIN'
Rekomendasi