Pohon beringin usia ratusan tahun tumbang menimpa 3 rumah TNI

Pohon tumbang sewaktu azan Magrib usai berkumandang. Saat itu kondisi sedang hujan deras.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pohon beringin usia ratusan tahun tumbang menimpa 3 rumah TNI
Pohon tumbang di Taman Sribaduga Maha Raja. ©2016 merdeka.com/bram salam

Pohon beringin besar usia ratusan tahun tumbang, dan menimpa tiga rumah dinas milik TNI di kompleks asrama Komando Distrik Militer (Kodim) 0110 Aceh Barat Daya (Abdya). Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Abdya, Nazaruddin mengatakan, pohon beringin tumbang Minggu (4/9) sore, sekitar pukul 18.45 WIB tepatnya usai dikumandangkan azan Magrib."Menurut informasi dari masyarakat sekitar, kejadian itu terjadi setelah selesai azan Maqrib di Masjid Jamik yang bersebelahan dengan pohon itu. Kemudian, pohon besar itu tumbangnya sebelah," kata Nazar kepada wartawan, Senin (5/9). Demikian tulis Antara.Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian materil mencapai ratusan juta rupiah."Kalau kerugian materil besar, karena tiga unit rumah dinas TNI di asrama Kodim Aceh Barat Daya di Desa Pasar, Kecamatan Blangpidie, rusak berat ditambah lagi dengan kerusakan rumah makan Aneka Rasa," katanya.Rumah makan yang berada di sebelah barat pohon beringin itu hanya rusak atap bagian atas, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.Dandim 0110 Aceh Barat Daya Letkol INF Puji Hartono saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut."Benar, tiga rumah dinas milik Kodim ditimpa pohon, cuma tidak terlalu parah, hanya bagian atap saja dan tidak ada korban, karena kebetulan saat pohon itu tumbang sedang turun hujan," katanya.Ia menambahkan, jika pohon tersebut tumbangnya bukan pada saat turun hujan tentu banyak yang menjadi korban, karena di bawah pohon besar itu tempat bermain anak-anak di waktu sore hari.Dandim juga membenarkan bahwa rumah dinas TNI yang ditimpa pohon tersebut belum berpenghuni karena masih dalam proses pembangunan."Rumah yang ditimpa itu masih tahap renovasi, baru sekitar 70 persen dibangun, jadi belum ada penghuni di rumah dinas itu," katanya.

Rekomendasi