Polisi belum bisa memastikan motif pelaku pelaku perampokan rumah elit di Pondok Indah Sabtu (3/9) kemarin. Sejauh ini keterangan diberikan pelaku terus berubah."Dugaan penagih utang itu masih terlalu dini. Keterangan tersangka juga berubah-ubah," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi saat dihubungi merdeka.com di Jakarta, Minggu (4/9).Semula, kata Awi, pelaku mengaku sebagai pengacara. Namun, setelah ditelusuri rumah pelaku di kawasan Tanggerang, nyatanya hingga bulan Juli 2016 lalu pelaku bekerja di Exxon.Sementara, terkait hubungan pelaku dan korban hingga saat ini masih belum bisa dipastikan. Sebab, korban masih belum menjalani pemeriksaan."Keterkaitan sama korban belum diketahui, masih sepihak-sepihak keterangannya. Korban juga belum diperiksa," ungkapnya.Tak hanya itu, pelaku juga sempat membohongi polisi dengan menyembunyikan telepon genggam miliknya."Tadi malam jam 01.00 WIB dini hari anggota kembali ke TKP menemukan ponsel tersangka. Ada dua ponsel di sana disembunyiin juga. Nanti kita lihat semua apa yang terjadi pelan-pelan tapi pasti," terangnya.
Penyanderaan & perampokan di Pondok Indah karena masalah utang?
Terkait hubungan pelaku dan korban hingga saat ini masih belum bisa dipastikan.
Advertisement
Rekomendasi