Kementerian Kesehatan mengeluarkan imbauan tidak mengunjungi (travel advisory) Singapura dalam waktu dekat. Imbauan ini menyusul penyebaran virus zika yang data terakhir menyebut ada 56 kasus.Menteri Kesehatan, Nila Djuwita F Moeloek mengatakan, saat ini jumlah tersebut bertambah menjadi 82 orang. Oleh sebab itu, pihaknya mulai waspada dan mengeluarkan imbauan tersebut."Kita yang mau bepergian (ke Singapura) mungkin boleh memikirkan, kalau kepentingannya sangat penting ya apa boleh buat. Tapi kalau bisa ditunda ke apa tidak ditunda," kata Nila di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (31/8).Peningkatan jumlah korban ini membuat pemerintah Indonesia melakukan upaya proteksi. Nina mengaku telah memberikan instruksi kepada Dinas Kesehatan daerah, pelabuhan dan kantor-kantor kesehatan untuk melakukan pemeriksaan bagi warga Indonesia yang baru saja bepergian ke Singapura."Berarti kita harus mem-protect negara kita karena mobilisasi pengunjung ini banyak. Kami sudah instruksikan ke seluruh kantor kesehatan pelabuhan dan dinkes seperti di Batam," terangnya.Selain itu, Nila juga meminta kepada meminta masyarakat yang merasakan gejala demam untuk mau diambil darah dan mengacu pada health alert card atau kartu kewaspadaan. Apabila hasil pemeriksaan positif, dia meminta yang bersangkutan akan dipanggil."Kita minta bagi orang-orang yang merasa panas (demam) kita minta untuk diambil darahnya dicek dan terutama mengisi health alert card, atau kartu kewaspadaan. Sehingga kalau pemeriksaan ternyata positif kita akan panggil kembali," jelas Nila.
Antisipasi virus zika, Menkes minta masyarakat tak ke Singapura
"Yang mau bepergian boleh memikirkan, kalau kepentingannya sangat penting ya apa boleh buat," kata Nila.
Rekomendasi